by

Warga Gilirejo Baru Mengeluhkan Adanya Bidan Desa Yang Tidak Mau Menetap

Wartaindo.news – Sragen. Beberapa warga desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, mengeluhkan adanya bidan desa yang tidak mau tinggal di desa, padahal bangunan gedung sudah cukup bagus tapi pelayanan puskesmas pembantu belum stabil.

Bagong (42) warga Sumberjo RT 04 saat ditemui awak media Wartaindo.news menyampaikan, sangat disayangkan gedung sudah bagus tapi bidan tidak mau tinggal, kasihan saja mas melihat warga yang harus periksa harus ke puskemas Miri perjalanan lumayan jauh kira-kira 21 km dan harus melewati jalan Boyolali yang rusak parah, ucapannya (28/02/2019).

Sementara Giyanto (topel) (40) warga Dodong Barat RT 01/00 juga menyampaikan kalau gedung yang sudah dibangun tidak ada bidan yang mau menetap rugi, dan kasihan warga Gilirejo Baru, “kalau bisa mbok yow digolekke ganti bidan seng gelem manggon kene mas” kalau bisa tolong diusahakan bidan yang mau netap disini mas (ujarnya).

Bandi (60) warga Dodong Timur juga menyampaikan hal yang sama gedung dibangun mung sio-sio yen ora ono bidan seng gelem netap neng kene (gedung dibangun sia-sia kalau gak ada bidan yang mau netap disini. (28/2/19)

Disisi lain Novi bidan desa Gilirejo Baru saat dijumpai awak media, saya tidak bisa tinggal disini karena anak saya gak ada yang ngurus mas, sebenarnya perjalan saya dari rumah kesini juga jauh sekitar 35 kilo jadi saya berangkat pagi pulang siang, ucapnya.

Sementara Hartono (57) selaku Kepala Desa Gilirejo Baru tidak menampik adanya bidan yang tidak mau menetap disisi, harapan saya ada bidan yang benar-benar mengabdi disini mas mengingat warga Gilirejo Baru jauh dari puskesmas dan perjalanan yang begitu jauh dan jalan yang rusak parah, warga Gilirejo Baru sendiri terdiri 2.997 jiwa, 665 KK, 2 kebayanan, dan 16 RT. Kami sebagai Kepala Desa mengharapkan dari pihak Pemerintah Daerah mencarikan bidan yang mau tinggal disini.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed