by

TRC MANTAP Menjadi Support Dalam Sarasehan Budaya Pelestarian Wukir Mahendra

-Daerah-642 views

Wartaindonews, KEMUNING – Merujuk sejarah masa silam keberadaan Wukir Mahendra yang sekarang dikenal dengan sebutan Gunung Lawu, tentunya tidak bisa dilepaskan dari peradaban Bumi Nusantara dimasa silam khususnya di Tanah Jawa.

Banyaknya peninggalan sejarah struktur bangunan Candi dan peninggalan sejarah lainnya di Landscape Gunung Lawu adalah bukti nyata jika Lawu merupakan tempat sejarah peradaban jaman yang harus dilindungi kelestariannya sebagai kawasan konservasi alam, edukasi sejarah dan peradaban sejarah bangsa.

Sebagai salah satu dari sekian banyaknya komunitas yang ada di bumi Lawu, TRC MANTAP menjadi support untuk selalu menjaga dan melindungi juga melestarikan Cagar Budaya yang ada di kawasan Landscape Gunung Lawu Jumat, 2 Agustus 2019

Banyak tindakan yang telah mereka lakukan untuk menjaga dan melindungi Cagar Budaya di Landscape Gunung Lawu, diantaranya menanam pohon agar Gunung Lawu tetap hijau, membersihkan dan mengambil sampah non organik yang bisa merusak lingkungan dan memusnahkannya.

Disaat musim kemarau, bila terjadi kebakaran hutan mereka siap 24 jam untuk memadamkan titik api, tak peduli pagi, siang, ataupun malam, dengan sigap dan alat seadanya mereka berusaha memadamkan api yang melalap apa saja disana.

Mereka para relawan TRC MANTAP bekerja tulus ikhlas tanpa mengharapkan imbalan ataupun pujian dan tanpa perintah siapapun, semata-mata untuk menjaga kelestarian alam dan situs-situs yang ada di kawasan Landscape Gunung Lawu.

“Ketika kami melihat asap dan titik api diarea Lawu, yang kami pikirkan hanya bagaimana api dapat segera dipadamkan untuk menjaga agar hutan tetap lestari, kadang kamipun lupa dengan keselamatan kita sendiri. Kita kadang bergerak malam hari disaat semua orang terlelap tidur, tanpa berpikir ancaman binatang buas, yang paling penting api segera dapat dipadamkan.” tutur Lilik salah satu anggota TRC MANTAP.

Dengan diadakannya sarasehan budaya, diharapkan lebih banyak orang yang sadar akan pentingnya menjaga dan melestarikan Cagar Budaya di Landscape Gunung Lawu.

Kedepannya sarasehan akan dilakukan secara rutin dan diharapkan lebih banyak lagi komunitas, organisasi, tokoh masyarakat juga masyarakat sekitar yang peduli dan ikut gabung untuk menjaga kelestarian alam dan Landscape Cagar Budaya di Gunung Lawu seperti halnya relawan TRC MANTAP. (Londho/Tutty F)

Comment

Leave a Reply

1 comment

News Feed