by

Tradisi Lisan MOHUNGGULI GORONTALO bersama HUNTU ART DISK

-Artikel-66 views

PA KUNI “MOHUNGGULI” sebuah Tradisi TUTUR yang perlu di lestarikan.

Mari bertemu dengan PaKuni Hasdin Danial di Pameran Maa Ledungga!

Tidak sekadar bertemu, kita juga akan langsung ikut praktik “mohungguli” alias bercerita menggunakan bahasa Gorontalo.

Luangkan waktumu, mari belajar dan bertemu. Sampai jumpa besok malam di Gilingan Ka’ Jami https://maps.app.goo.gl/w11q98oeiq9afWs28

Inilah Referensi.

Referensi Pertama :

Tradisi ini biasanya dilakukan di tengah masyarakat yang dituturkan oleh orang tua kepada anak-atau cucunya. Mohungguli membawa nilai-nilai luhur yang ditanamkan kepada anak secara tidak langsung. “Mohungguli adalah penanaman nilai luhur kepada generasi muda dan berfungsi membangun karakter bangsa,”

Referensi Kedua :

Secara formal di sekolah, siswa memang tidak dilatih secara khusus dalam kurikulum. Namun, kegiatan ekstrakurikuler sekolah memberi ruang pelatihan mohungguli bagi siswa.

Tradisi ini biasanya dilakukan di tengah masyarakat yang dituturkan oleh orang tua kepada anak-atau cucunya.

Mohungguli membawa nilai-nilai luhur yang ditanamkan kepada anak secara tidak langsung.

“Mohungguli adalah penanaman nilai luhur kepada generasi muda dan berfungsi membangun karakter bangsa,”

Referensi Ketiga Tahun 2019 :

“Gorontalo memiliki aneka ragam warisan budaya, diantaranya sastra lisan daerah

seperti Me’raji, Tanggomo, Dikili dan Mohungguli. Ini merupakan sebuah tradisi tutur yang perlu dilestarikan. Olehnya, kita perlu memberikan pemahaman kepada para siswa – siswi untuk melestarikannya,” kata Kepala Dikbudpora Provinsi Gorontalo itu saat membuka kegiatan Bimtek Pelestarian dan Aktualisasi Adat Budaya Gorontalo yang berlangsung di Grand Q Hotel Kota Gorontalo, Rabu (27/03/2019).

Dalam kesempatan itu juga, Kabid Kebudayaan Dikbudpora Provinsi Gorontalo Azhar Baruadi menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan adat dan wadah aktualisasi adat dan budaya Gorontalo.

“Kami berharap, dari bimtek ini akan ada pemahaman pentingnya untuk melestarikan adat budaya Gorontalo oleh generasi muda, serta tercipta generasi penerus yang bisa mempertahankan adat budaya daerah Gorontalo”, harap Azhar.

Bimtek tersebut diikuti 168 peserta yang merupakan siswa – siswi SMA/SMK se-Provinsi Gorontalo. Narasumber berasal dari unsur akademisi, unsur tokoh adat dan budaya serta unsur praktisi yang akan memberi materi diantaranya tentang hakikat dan strukturTanggomo, Me’raji, Dikili, dan Mohungguli serta simulasi dan praktek keempat adat budaya bertutur itu.

Catatan Panitis Acara :

Pakuni atau Hasil Danial adalah penggerak literasi Gorontalo khususnya pengetahuan tentang bahasa Gorontalo. Ia banyak berbagi pengetahuan bahasa daerah melalui cerita rakyat, nasehat orang tua, sastra lisan, ataupun peribahasa.

Sumber dari : Jemi Monoarfa dan Huntu Art Disk.

Peramu dan Penulis : Biyung AR.

Editor : Guntur Bisowarno

Kontributor