by

Titik Koordinat Takeboat Berbeda, PT PDS Minta Syahbandar Malili Adil

Wartaindonews, Luwu Utara – Pasca Putusnya kerjasama dua perusahaan tambang, yakni PT. Panca Digital Solution (PDS) dan PT. Citra Lampia Mandiri (CLM) membuat PDS makin terpuruk. Keadilan yang diharapkan untuk melakukan aktivitas pengapalan, justru ditikung oleh perusahaan yang kini menjadi rivalnya.

Untuk diketahui, sebelumnya PT. PDS dan PT.CLM adalah mitra kerja selama 1,8 tahun. tetapi karena sudah tidak sejalan, akhirnya PDS memutus kerjasamanya.

Hasil investigasi wartawan dilapangan dan hasil koordinasi pihak PT. Panca Digital Solution (PDS) ditemukan bahwa aktivitas bongkar muat tambang nikel ore yang dilakukan oleh PT. CLM berada pada lingkup PT. PDS.

“Memang benar bahwa tempat bongkar muat (takeboat) milik PT. PDS, kalau jalur yang dilalui masuk tetap jalur PT. CLM”, ungkap Halide via selular (8/7/2019).

Terpisah, salah satu staf PT. PDS meluruskan mengenai masuknya kapal milik PT. CLM.
“Saya luruskan, saat kapal masuk area lokasi bongkar muat memang harus lewat satu jalur karena disamping kiri dan kanan adalah karang.

Tetapi takeboat dan jeti tempat bongkar muat nikel ore adalah milik kami”, jelas Staf PT. PDS.

Kepala Syahbandar Malili saat dikonfirmasi mengatakan beberapa waktu lalu bahwa saat dirinya tidak berada di kantor, penanggung jawab adalah Halide. Namun Kepala Syahbandar mengatakan bahwa jalur yang dilalui PT. CLM sudah sesuai.

Pihak PT. PDS mengklaim bahwa persoalan bukan mengenai jalur, tetapi pada jeti dan takeboat. “Persoalan bukan pada jalur, tetapi tempat aktivitas bongkar muat PT. CLM, itukan titik koordinat kami”, tegas salah seorang staf PDS.

Saat menunjukkan titik koordinat diketahui milik PT. PDS berbeda dengan titik koordinat PT. CLM, dimana terdapat angka 37 dan 34. ” Kami siap mempertanggungjawabkan secara hukum mengenai titik koordinat takeboat kami”, tegas PT.PDS. Bh

PT. CLM, Jimmy dikonfirmasi via selular beberapa waktu lalu tidak memberi jawaban. (SDN)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed