by

Tim Patroli Laut Berhasil Hentikan Speed Boat Tanpa Nama Yang Membawa Narkotika di Perairan Tanjung Jering

Wartaindonews, Dumai – Tim Patroli perairan mendapat informasi dari masyarakat bahwa adanya Speed Boat yang membawa barang-barang Narkoba yang di bawa dari Malaysia dan akan di edarkan di Indonesia.

Mendapat informasi yang diperoleh, Tim Patroli perairan langsung melakukan koordinasi dengan POMAL Dumai, Satpol air Polres Dumai untuk melaksanakan Patroli Laut maupun patroli darat bersama.

Pada tanggal 22 juli 2019 pukul 18.00 Wib, Tim Patroli bergerak menuju perairan Rumput untuk melaksanakan pantauan Speed Boad atas ciri-ciri yang sudah di informasikan masyarakat.

Pada tanggal 23 juli 2019 pukul 06.00 Wib Tim melanjutkan patroli Laut di antara Perairan selat Morong dan Tanjung Jering, di tengah-tengah perjalanan Tim melihat ada Speed Boat yang yang bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah luar pabean Indonesia menuju ke arah perairan Tanjung Jering Rumput.

Melihat ada Speed Boat yang bergerak dengan kecepatan tinggi dan mencurigakan,Tim patroli gabungan langsung mengadakan pengejaran dengan memberikan peringatan.Namun Speed Boad tersebut tidak menghiraukan peringatan dari Tim patroli gabungan tersebut dan berusaha kabur dari tim patroli gabungan tersebut.

Setelah Tim gabungan bisa mengejar Speed Boat dan melaksanakan penggeledahan akhirnya di temukan sebuah tas yang berisi 29 bungkus barang yang di bungkus pakai lakban yang akan di selundupkan ke Indonesia.

Akhirnya Tim membawa barang bukti bungkusan yang ada di dalam tas tersebut di bawa ke laboratorium untuk di pastikan kebenarannya bahwa barang tersebut adalah Narkoba. Dan ternyata memang benar bahwa barang tersebut adalah Narkoba jenis (Methampethamin dan Extacy).

Ke-29 bungkus barang-barang tersebut antara lain terdiri dari 26 bungkus Methampethamin (Sabu)dengan berat 27,650 kg dan 3 paket berupa Pil Extacy warna hijau, biru dan pink sebanyak 20 butir. Serta 1 buah Speed Boad kekuatan 40 pk. Diduga pelaku menjemput barang tersebut dari Malaysia.

Untuk sementara Tim gabungan mengamankan beberapa tersangka pelaku SL alias Eman (Lk) 29 th dan MR alias Lili (Lk) 21 th warga negara indonesia dan berasal dari Riau. (SDN)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed