by

Team EOD Kompi Zeni Kontingen Garuda Lakukan Deteksi UXO dan Disposal di Lokasi Heli Jatuh

Wartaindonews, Afrika Tengah – Satgas (Satuan Tugas) Kizi (Kompi Zeni) TNI Konga (Kontingen Garuda) XXXVII-F / MINUSCA CAR (Multidimensional Stabilizational Mission in Central Africa Republic) melakukan deteksi dan disposal sisa bahan peledak di lokasi kejadian heli jenis MI 24 milik negara Senegal yang jatuh di Bouar Aerodrome, Republik Afrika Tengah, Jum’at (27/9/2019) lalu.

Dikutip dari laporan email Flash Report SWHQ Minusca, Heli jenis MI 24 berangkat dari daerah Bouar untuk misi SOF/CAR dalam rangka mendukung kegiatan BANSF LOW OP ANVIL, pada saat ingin kembali ke camp heli tidak bisa mendarat di bandara Bouar karena kabut asap sangat tebal, ditambah lagi hilang kontak antara pilot dengan tower navigasi udara, akhirnya pilot memutuskan mendarat darurat di dekat bandara Bouar Aerodrome sehingga terjadi kecelakaan

Setelah menerima Emergency Call dari Head Quarters dalam hal ini bagian UN Engineer, Komandan Satgas Kompi Zeni TNI XXXVII-F MINUSCA, Letkol Czi Irsad Wilyarto segera mengirimkan satu team EOD Zeni yang berjumlah 5 orang yang di pimpin oleh Kapten Czi Yonart Pragolo untuk diterbangkan ke tempat kejadian dengan menggunakan pesawat United Nations jenis RA 74044 melalui bandara M’poko Bangui guna memastikan keamanan bagi team evakuasi medis di tempat kejadian.

Setelah sampai dilokasi pada pukuln 12.40 LT team EOD melakukan deteksi UXO (Bahan peledak aktif) dengan hasil telah ditemukannya, 3 hulu ledak, 5 roket, 1 peluncur roket dan 138 butir peluru kaliber 12 mm, selanjutnya team terkendala tidak adanya detonator maka proses disposal (penghancuran) tidak bisa dilakukan, sesuai prosedur penanganan EOD maka UXO harus di timbun agar tidak membahayan. Selama proses penangan yang dilakukan oleh team tidak ada kendala dan hambatan dilapangan. (Ririn)

Comment

Leave a Reply

News Feed