by

Tanggapan Ketua PPHI Solo Terhadap Dugaan Tindakan Hukum Yang Akan Ditempuh Gojek

-Hukum, Nasional-454 views

Wartaindonews – Menanggapi pihak Gojek Indonesia yang diduga akan membawa masalah “bug” baru-baru ini ke ranah hukum, menurut Asri Purwanti, SH, MH. sebagai ketua DPC Perhimpunan Praktisi Hukum Indonesia (PPHI) cabang Soloraya, tidak semudah yang di perkirakan dan masih sangat prematur.

Karena:
1. Kesalahan bukan terletak pada pembeli Go-Pay, sebab pembeli sudah melakukan transaksi pembelian senilai Rp 22 ribu. Namun pihak pembeli diberi voucher oleh Go-Pay senilai Rp 500 ribu.
2. Kesalahan terletak pada sistem internal dari Go-Pay itu sendiri.
3. Perlu diketahui, apakah sistem internal Go-Pay itu dibuat dengan unsur kesengajaan oleh oknum internal Go-Pay itu sendiri atau memang dari sistem aplikasi yang terlalu lemah, dan itu harus di evaluasi dan diperiksa terlebih dahulu oleh ahli IT juga ahli Pidana.

Suatu perbuatan pidana, salah satu unsurnya adalah adanya niat jahat. Menilik kasus Go-Pay tersebut apakah pembeli Go-Pay melakukan transaksi pembelian disertai adanya niat jahat?

Perbuatan pembeli bukan merupakan perbuatan yang melawan hukum, karena dia melakukan sesuai syarat dan ketentuan dengan membayar senilai Rp 22 ribu.

Demikian tutur Asri dalam sedikit menanggapi kasus Bug Go-Pay yang diduga akan di bawa ke ranah hukum. (Hme17)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed