by

Suro Kamardhikan dalam Bukti Bekti Bakti pada Para Leluhur Cahaya Nusantara

-Artikel-66 views

Sore itu Pendopo Kasurangganan dan Candi Sumberawan, Singosari Malang Raya Jawa Timur, 20/8/2020 kedatangan tamu dari Kota Kediri, Ponorogo, Probolinggo, Purwosari Pasuruan Jawa Timur dan Makasar Sulawesi.

Untuk bersilahturahmi kepada Bunda Tussy Pimpinan Yayasan Kota Legenda Keraton Nusantara di Pendopo Kasurangganan sesuai kebutuhan dan niat masing masing, sebagaimana Sejarah Peristiwa Kisah dan Kejadian penyelenggaraan ilahi dalam kesadaran Ruh Hikmat Kebijaksanaan Ilahi, TAK ADA YANG KEBETULAN, semua ada dalam Rancangan Agung Tuhan Sang Perancang Peradaban Manusia di muka bumi ini dan Peradaban Para MakhlukNya di setiap jaman dan seluruh lapisan alam semesta raya beserta isiNya dalam struktur dan sistem ciptaan Sang Maha Pencipta adaNya wadahNya, penjelmaanNya, ejawantahNya.

Malam Jumat Wage, Jumat 6 Wage 4 Jumlah 10, 10 Sepuluh, Penuh Sepenuhnya Diri Mengosong Dawuh Gusti Ingsun Pikulun, Nun pada Ejawantah Doa Tirakat Tapa Para Leluhur yang bersinkronan utk menyambut kehendak ruh suci ilahi kedatangan kembali Peradaban Agung Mulia Peradaban Suci Peradaban Cahaya untuk 1000 tahun yang akan datang.

Tersimpan di dalam diri Kita, keturunan gen genetik genial generative para leluhur agung luhur mulia tersebut.

Mbah Nangsir Kalibawang Kulon Progo Yogyakarta, menunjukkan catatan raga Kedirian tersebut,”Pada keblat 4 lima pancer kembar telapak tangan dan kaki pada 5 jari 2 10 dan 2 10 semua dari dan menuju alam ghoib, “: tergenapilah sastra cetho, nyata, kenyataannya, demi massa, 20/8/2020, mandala 8, triple 20, 3 alam keluhuran itu mudhun, turun, Manjing Nyata di 8 Mandala Candi.Sumberawan, Singosari Malang Raya tersebut.

Bukti Terbukti kan dan Membuktikan bahwa Teknologi Doa dalam wujud Candi Sumberawan dan 2 Sumber Mata Airnya, Mata Air Kura Kura untuk Air Penyembuhan Multidimensi, dan Mata Air Midodareni untuk Kebangkitan Jati Diri Sejati menempuh Alam Surgawi, Alam Swarga Loka Kedirian Kita, Tempat Sang Hidup berkedudukan untuk komunikasi relasi inti dengan manusia makhluk utamaNya;

peninggalan hasil doa dan arah doa yang terejawantah dalam bentuk candi Sumberawan, di tengah taman taman surga dan mata air mata air, yang mampu menerima dan mengirim enerjologi kepada para leluhur dan seluruh alam raya, terbukti malam itu, seluruh langit terbuka terang benderang, bintang bintang kelihatan sinar sinarnya, hingga bintang besar ” BINTANG TZURAYA” bintang bersegi 5 yang nyata ada, bertambah banyak jumlahnya, bisa ditengarai tanda lewatnya Pandemic Corona Covid 19 bakal habis massa purna tugas tugasNya.

Begitulah Tamu dari Dinas Kejaksaan Kabupaten Negeri menegaskan fakta alam pengalamannya di mata air mata air dan Candi Sumberawan adaNya wadahNya.

Panggilan Leluhur dan Panggilan Alam untuk Para Putra Putri Penerima Tugas Pelaksanaan Peradaban Cahaya Budi Luhur di Muka Bumi untuk Jagad Renovasi Total 2020 bagi Titik Nol Gong Peradaban Cahaya 1000 Tahun ke depan, di alami dan dilakukan oleh Tamu dari Probolinggo, Kang Deni Ilham, salam perkenalan luar biasa pengalaman bersama sore dan malam hari kerawuhan esensi substansi 20/8/2020 tersebut.

Gumelaring Sang Hyang Toya

Sang Hyang Toya sebutan Orang Budaya Jawa dan Sang Hyang Kersa sebutan Orang Budaya Sunda, sore dan malam itu, 20/8/2020 sungguh sungguh Kita alami masing masing dan bersama sama di sore dan malam itu.

Pada mulanya air dan sang cahaya sabda air, melayang layang dipermukaan air, Sang Sabda Tirto Banyu Air menjadi gumpalan daging dan berproses secara utuh sempurna di proses di edukasi oleh Sang Sabda Sang Sukma Kawekas dan Sukma Wisesa untuk siap memel+laksanakan tugas hidup kehidupan dalam bimbingan Sukma Sejati Sedzati di dampingi Sukma Lemboro, memasuki alam dunyo, alam kasunyatan, alam nyata, alam kahanan, alam gelar gelaran pagelaran panggung bukti bakti bekti kepada para leluhur, kepada alam semesta beserta segala isinya, dan seutuhnya kepada sang hidup penyelenggara perjalanan sejarah peristiwa kisah dan kejadian asma asma manusia yang bersangkutan, kali ini di ingatkan di panggil untuk sadar diri, sadar komik, sadar jaman, sadar panggilan, atas tugas perutusan untuk terlibat dalam menghadirkan dan mengerjakan tradisi adat istiadat para leluhur suci mulia memasuki jaman Peradaban Cahaya di mulai dari Jaman Jagad Renovasi Total 2020, dan di GONG~kan Tanggal 20 Agustus 2020 dan di penuhi seluruh kurikulumnya 5 September 2020, 500 Tahun Cahaya SabdaNya “Mudhun Kembalinya Sabda Palon” dari 5 September 1520 menuju 500 tahun 5 September 2020.

Mbah Nangsir, Kalibawang Kulon Progo menambahkan,”5 September 2020, keblat papat lima pancer september bulan sembilan alam alaman pengalaman netepi nutupi babagan bolongan sanga 9 nyaketi tahun kembar lahir batin 2020, padang peteng lanang wadon sarining taya sabdaning kersa jumedhuling bocah bajang kembar.”

Prof Juajir Kwrtanegara menegaskan ,” Luar biasa mas …. ayoooo kita songsong peradaban baru nusantara untuk kemaslahatan seluruh alam jagat semesta…. nusantara menjadi pusat peradaban baru dunia…. indikator pendukung cukup terpenuhi di alam jagat nusantara,”

Pak Gede Oke PT. Cahaya Sabda Abadi, menyambut dengan penuh gembira dan bahagia,” semoga cita cita luhur ini, segera terwujud, tatanan cahaya nusantara baru total 2020,”

Prof Juajir Kertanegara menggenapinya,” Ingat mas, realisasikan dulu indikator Ihsan dalam meraih derajat Spiritual Victory….. hehehe.

Kalau teman-teman di Bali mengenal dan mempraktekkan konsep spiritual tentang “Trihita Karana”, maka saya telah membangun konsep Catur Budi untuk meraih Manusia Unggul Nusantara…. nanti kita diskusikan kembali saat saya ada di Sumberawan lagi.”

Seluruh peralatan dan perlengkapan Bukti Bakti Bekti pada Para Leluhur di Suro Kamardhikan 20/8/2020, lengkap 11 macam bunga, daun dan tanaman, dupa dupa gaharuh, dupa melati dan dupa D A M A R juga sudah tersedia, Kita secara bergantian dan bersamaan menjalani, mengalami jawaban pantulan enerjologi doa, arah dan aktivasi akselerasi dari Panggilan Bukti Bakti Bekti Para Leluhur Suci Mulia Agung adaNya wasahNya, pengejawantahNya, di sore dan malam 20/8/2020 tersebut.

Selanjutnya Kita semua menunggu Anda sekalian turun mengalami dan bisa mengikuti Jejak Jejak Nyata Rasa Rasa Alam Pengalaman Sejati Sedzati Kita tersebut di Pendopo Kasurangganan dan Candi Sumberawan beserta Mata Mata Airnya, di waktu Panggilan yang Anda dapatkan, sesudah membaca dan membagi tulisan Panggilan untk Anda Semua ini.

 

Penulis: Ki Warno dan Ki Gondo Tejo Kusumo.

Reportase: Guntur Bisowarno

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed