by

Spirit “EHN” Dharma Enerjologi Quantum Ingsun Wayang MILEHNIUM WAE Ki Mujar Sangkerta

-Artikel-113 views

Energi Bejo Logi ya itulah digabung menjadi Enerjologi.

Ehn adalah Singkatan Engsun Hana Ning.

Angkaring Ning Dharma

Dalam Tradisi Pembelajaran dan Pengajaran Angka Aksara Kawi Kuno di dalam Kawasan Mandala Candi Borobudur; ada Terminologi Berbunyi Angkaring Ning Dharma, yaitu :

Semua ada dalam angkaring ning dharma, matrikulasi garisnya Tuhan, bukan garis rekayasa politik dan sosial, hingga garis kecemburuan antar tetangga dan keluarga, garis angkaring ning dharma mana yang hendak dirimu pilih sesudah menyadari kehadiran Tuhan di segala yang ada, Kita mau Menjadi Tuhan dan mengatur Tuhan, masalah ketidak sadaran Kita mengatur Tuhan, masalah kecemburuan dan sakit hati serta trauma Kita yang mengatur Tuhan. Apa Tuhan Hukum Matrikulasi ANGKARING NING DHARMA yang mengatur seluruh proses perjalanan manusia kembali ke dalam diriNya Sang Maha Cinta Kasih Sayang dan bersama samaNya Membangun Perapian Abadi dan Peradaban Semesta di Seluruh Tatanan Alam Semesta Raya ini.

Semuanya adalah ENERGI dan Tuhan adalah ENERGI itu sendiri

Sebab energi tak dapat diciptakan dan tak dapat dimusnahkan itulah HUKUM KEKEKALAN ENERGI adaNya.

Hakekat NAMA dan WAJAH Kita

Nama dan Wajahmu, Materi dan Energi Alam serta Energi Ilahi dari Ibu dan Ayahmu berhimpun dalam energi alam kelahiranmu kali ini, semuanya berasal dari energi semesta raya yang hakekat hakikinya adalah energi cinta kasih ilahi, hubungan yang mengembang mengalami revolusi dan transformasi jagat raya serentak revolusi transformasi diri jagat diri jagat kecilmu, sudah memiliki garis bentuk, sifat, ruang, nama, potensi kemampuan dalam berpikir berucap bertindak untuk dalam sehari harinya, dalam keadaan tidur, dalam keadaan sadar bangun, hingga keadaan kebangkitan kesadaran meditasi berteknologi spiritual untuk mencapai kesadaran berpikir berucap bertindak yang bisa mencapai keadaan BAHAGIA DALAM TAKDIR.

Menuju Energi Mutlak dan Kesadaran Mutlak Gusti Ilahi yang tidak terbagi bagi, meliputi segalanya dan melampaui segalanya.

Semua membuka gerbang kesadaran energi Mutlak meliputi dan melampaui semuanya serta Kesadaran Total Cinta Kasih Sayang Ilahi yg utuh seutuhnya untuk setiap Pribadi.

Alur Sejarah Ruang Meditatif dan Kolaborasi Kesadaran Spiritual dalam Sosok Ki Mujar Sangkerta

[ MEMANG MEDAN PERTEMPURAN dan PERGULATANNYA ADA DI PIKIRAN KITA dan PIKIRAN MANUSIA red.]

Ada 2 Buku Bunga Rampai Desain Karya Karya Gagasan dan Inisiasi Ki Mujar Sangkerta yang bisa menggambarkan perjalanan badan, pikiran, jiwa, ruhnya dalam KARYA SUFI MEDITATIF TASAWUF 🙏👍👍👍: Pertama berjudul yaitu “Di Kegelapan Kutemukan Sinar”, sebuah Karya Puisi TASAWUF (Ketharekatan) Nulisnya waktu mengikuti SULUK/I’TIKHAF di Majelis Zikir;

yang Kedua adalah Puisi Ketarekatan: Debu-debu Kristal KALIMATULLOH, nulisnya dalam SULUK / I’TIKHAF ke 4-8 kali

Artinya ada dimensi TASAWUF dalam WAYANG MILEHNUM WAE, karena Sejarah Dalang dan Seri Pewayangan seperti almarhum Ki Narto Sabdo dalam Pagelaran Suluk Wayangnya 8 jam nonstop sudah pernah melakukannya.

Dimensi RUANG MEDITASI dalam Puisi dan Wayang Milehnium Wae

Yang mampu membangun vibrasi resonansi levitasi energi kosmik semesta karena adanya keheningan enerjologi derik~derik gerak gerik dalam medan pergumulan dan pergulatan Kita yaitu PIKIRAN ; dimana Pikiranlah Komandan semua Piranti diri Kita, sebagaimana layaknya dalam Kisah Pewayangan : SANG KRISNA di dahi Kita, Sang Pikiran, Kusirnya Lakunya Kereta Kesatrya HARJUNA, untuk Menggelar Menggulung Jagad yang sesuai dengan Kehendak Tuhan dan Ketetapan Jaman, dalam bahad kanwa demi kanwa, episode demi episode Sejarah Bhagawad Ghita di Perang Bharatayuda.

Alur Sejarah Ruang Meditatif dan Kolaborasi Kesadaran dalam Performance WAYANG MILEHNIUM WAE

Wayang Milehnium Wae lahir di Surau (Majelis Zikir) Yogyakarta. Sangat kental dg amalan DZIKRULLOH yg diaplikasikan dlm karya nyata bersama masyarakat luas. Kolaborasi berkarya bersama dlm frame: SENI SILATURROHIM

Baik Akademisi maupun orang awam yg tidak mengenal seni bisa diajak bermain-main bersama.

Artinya Kita Sepakat adanya Ruang Dimensi Divine Devosi dalam Puisi dan Wayang Milehnium Wae.

Artinya dalam Bunyi dan Linguistik ada Dimensi Metafisika dan Spiritual yang sangat mendasar mendalam dan menggema ke seluruh ruang waktu dan massa beserta kecepatan cahayaNya, cahaya di atas cahaya.

Kepada Ki Mujar Sangkerta dan Om Boy Rifai, Matur Suwun atas waktu, enerjologinya dan kesediaannya berbagi manfaat karya bersama, manfaat alam, manfaat diri, manfaat sesama serta berkolaborasi dalam enerjologi kehendak Ilahi pada kelahiran bersama Kita Kali ini. Semoga bermanfaat dan Barokah. AAMIN YRA.

Awal Momentum Sinergitas Enerjologi Engsun Hana Ning :

Ajakan Om Boy Rifai Pemangku WATU LUMBUNG CULTURE RESORT yang akan memamerkan Karya Karya di Loby Watu Lumbung Culture Resort yang digagas dan diinisiasi oleh Penggagas dan Inisiator WAYANG MILEHNIUM WAE, Ki Mujar Sangkerta bersama Om Boy Rifai, untuk memberikan Potensi, Siapapun yang melihat, untuk mencocokkan dirinya dengan karakter yang ada di dunia pewayangan dan WAJAH ANDA akan BISA MENJADI WAYANG MILEHNIUM WAE menurut karakter Anda.

Potensi Karakter Nama dan Wajah Anda

Wajah Anda Akan Bisa Menjadi WAYANG MILEHNIUM WAE menurut karakter Anda itu tawaran Potensi yang sangat Keren. Karena Riset Khairuddin Lubis seorang Praktisi Televisi bahwa Foto dan Album Foto yang paling diminati kebanyakan orang adalah fotonya sendiri dan tak banyak orang yang memperhatikan foto diri dan karakter wajahnya secara seksama hingga bisa menghafal wajahnya sendiri dengan mata terpejam, hingga bisa pula menerangkan ciri fisik sampai karakter khas wajah kediriannya.

Peluang Potensi Enerjologi EHN Nama Wajahnya di Era Digital bagi Anak Anak Muda

Menjembatani WAJAH dan KARAKTER ANAK ANAK MUDA JAMAN sekarang menjadi WAYANG MILEHNIUM WAE itu keren, karena sewajarnya mereka mencintai NAMA dan WAJAH serta KARAKTER mereka, yang dengan GAGASAN dan INISIASI Ki Mujar Sangkerta, anak anak muda mampu mengenali jati dirinya, jati diri bangsanya, jati diri budaya leluhurnya, terutama KARAKTER dirinya, bangga dan bersyukur atas NAMA dan WAJAH nya,

yang sedzatinya adalah Identitas Equitas Gambaran Tuhan dalam WAJAH NAMA dan KARAKTER dirinya sendiri, karena Siapapun yang Potensinya Sudah Bisa Mengenal Dirinya, maka dirimya akan mengenal Tuhannya. semakin mengenal Tuhannya semakin dirinya mengenal akunya aku dalam keadaan kesadaran fisik, kesadaran pikiran, kesadaran jiwa dan kesadaran ruhnya mencapai HARMONISA yang tertinggi, aktual, nyata dan bisa dialami serta dicapainya, salah satunya melalui MEDITASI KARAKTER NAMA wajahnya dalam Media WAYANG MILEHNIUM WAE.

KARYA SUFI MEDITATIF TASAWUF

Mengajak ANAK ANAK MUDA MILEHNIAL untuk bisa melakukan YOGA BAKTI YOGA MEDITASI di Alam Terbuka di Alam Alami Lestari Terlestarikan, hingga dimana saja bisa melakukan MEDITASI untuk mengerti POTENSI DIRINYA, AKUNYA AKU dan BAHAGIA dalam Takdir,

hingga Mencari Tepatnya Tindakan Melalui Keheningan, MP MERPATI PUTIH MERsudi PATItising TINdak PUsakane TItising Hening: BISA JADI MUNCUL KARAKTER WAYANG MERPATI PUTIH dalam WAYANG MILEHNIUM WAE.

Seperti dalam Suasana dan HAWA LESTARI DI EDUKASI WATU LUMBUNG RESORT besutan dan sentuhan Kesadaran Holistik Om Boy Rifai.

Tak ada yang kebetulan dalam ANGKARING NING DHARMA

Penulis : Guntur Bisowarno [ Pujangga Manusia Sastra Budaya Canggih 2022 ]