by

Situs Sejarah Tapak Noto, Peninggalan Kasunanan Surakarta

-Budaya, Sejarah-444 views

Wartaindonews, BOYOLALI – Situs yang konon merupakan peninggalan Raja Paku Buwono X (PB X) itu, tampak tak terawat. Rumput liar yang tumbuh di kanan-kiri situs, serta bekas dupa dan sisa kemenyan, menambah kesan angker lokasi tersebut. Apalagi ditambah cerita turun temurun dari alm. kakek sang Juru Kunci yang katanya ada orang yang meletakkan telapak kakinya diatas tapak yang ada di batu tersebut, sepulang dari tempat itu, orang tersebut jatuh sakit dan selang beberapi hari meninggal. Ada lagi muda mudi yang berbuat mesum di tempat itu, esok paginya ditemukan sudah jadi mayat dalam keadaan masih bersetubuh. Oleh karena itu, maka kini situs tersebut diberi pagar dan digembok oleh juru kunci.

Suasana begitu sunyi saat tim Wartaindonews melangkahkan kaki mendekati area situs Tapak Noto yang berada di sebuah kebun kosong di Dukuh Sendangrejo, Desa Sumbung, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Kamis (11/04/2019) siang.

Lokasinya berdekatan dengan Pesanggrahan Paras Pracimoharjo, Candi Lawang, dan Candi Sari. Masing-masing batu cetakan tapak saat ini diberi pagar. Jarak antara keduanya kurang lebih 5 meter.

Menurut dari beberapa sumber, situs Tapak Noto merupakan peninggalan dari Kasunanan Surakarta, situs ini merupakan bekas telapak kaki yang tercetak pada dua buah batu. Tapak kaki kanan dikenal dengan nama “Tapak Sang Hyang Noto Wisnu“, sedangkan pada batu lainnya terlihat tapak kaki kiri yang dikenal sebagai “Betari Noto Shinta“.

Pada tapak kaki kanan tersebut tertulis tahun 1835, sedangkan di tapak kaki sebelah kiri terlulis tahun 1905.

[ngg src=”galleries” ids=”6″ display=”slideshow”]Sayangnya Pemda Boyolali tidak mengembangkan situs ini menjadi tempat wisata religi yang tertata apik. (Hme17)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed