by

Semar BODRONOYO Mengayomi Sang Ratih SRIBUWARA, GARUDA PERKASA di BOROBUDUR 01/06/2022

-Artikel-598 views

BELAJAR MENGERTI CANDI BOROBUDUR yang dirancang bangun susunan acaranya untuk dikelilingi dan diputeri oleh KI SEMAR BODRONOYO JOKOWI. Ki Hendrik Selaku Praktisi REKSA AKSARA dari Malang Kota Jawa Timur perihal semua AKSARA di Nusantara Khususnya dan Dunia Internasional semestanya korespondensi keilmuannya. BerMembantu Kita membaca dan mengerti CANDI BOROBUDUR yang ditulis dalam Prasasti TRI TEPUSAN 842 Masehi yang bunyinya adalah :

Nama awal
KAMULAN I BHŪMI SAMBHARA berubah SAMBHARA I BUDDHARA berubah menjadi ejaan Belanda BOROBUDUR.

Kamūlan I Bhūmi Sambhara didalam Praśāsti, yang artinya adalah :

“Bangunan Megah Diatas Gundukan Tanah”.

dibuat oleh ŚRĪMAHĀRĀTU PRAMODAWARDHANI (ŚRĪ KAHULUNNAN)untuk pemujaan atau sembahhyang Yang memeluk BUDDHA MAHĀYAṆA Wangsa SAILÈNDRA.

Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia, sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia. Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang di atasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha.

*Pembentangan Bendera Merah-Putih 1000 meter & Arak-arakan Wayang Ki Lurah SEMAR BODRONOYO koleksi Bapak Presiden JOKOWI Kolaborasi dengan WAYANG MILEHNIUM WAE & GARUDA PERKASA keliling Candi BOROBUDUR. Serta penancapan Bendera sebanyak 2022 di sepanjang jalan menuju titik kumpul di BOLKANDES KEMBANGLIMUS (Gerbang Gajah yaitu Gerbang 8) Pintu Barat Candi Borobudur. tgl. 1 Juni 2022 mulai Jam: 07.00 – 10.00 pagi memperingati HARI LAHIR PANCASILA*

Komunitas Komunitas yang akan terlibat antara lain: Rumah Budaya ROYAL HOUSE. REGRESIF (Remaja Generasi Aktif Borobudur). Pawon Jogan. Bestari Pertiwi. Corona Collection. Mai Banyulangit. Insaga. Jedink Pro. Ibu Ibu Bersanggul & Berkebaya Jogja. Pakopen. Bagelen Purworejo. PaSri DIY. Parikesit Pro. Prajna Srikandi. Damar Kedaton Nusantara. Asosiasi Masyarakat Dance Indonesia AMDI. Parfi DIY. Sanggar SARASWATI. SANGKERTA. dll) penyelenggara: DEWISNU Panitya PEKAN BUDAYA NUSANTARA BOROBUDUR kerjasama: Mataram Joyobinangun Kartosuro.

Catatan Kita bersama Ki Mujar Sang Kerta :

Wayang Milehnium WAE GARUDA PERKASA sebagai pemersatu semua elemen putra-putri bangsa Indonesia dengan segala Keindahan SENI BUDAYANYA, dalam BUDAYA PERADABAN NUSANTARA LAHIR BARU NEGARA REPUBLIK INDONESIA menuju 77 Tahun Merdeka 17/08/1945 ~ 17/08/2022: yang Adhi Luhung bisa satu sinergitas kolaboratif kreatif inovatif transformatif dalam genggaman BINNEKA TUNGGAL IKA (MITREKA SATATA) Tan Hana Dharma Mangruwa. DHARMA dalam hal ini adalah ESENSI ENERGI SPIRIT KESADARAN KEBENARAN HAKIKI TUHAN Yang Maha Esa, dengan tetap mempertahankan kearifan lokal yg Penuh Toleransi. Guyub Rukun . Gotong Royong. Perdamaian dan saling tolong-menolong.

Ada empat gerbang memasuki wilayah Borobudur Destinasi Wisata Superprioritas: Gerbang Pohon (Blondo), Gerbang Singa (Palbapang), Gerbang Kapal (Klangon), Gerbang Gajah (Kembanglimus). 😀😍

Setelah 8 Mei 2022, Yang Bambang Bep siap menemani belajar DI setiap gerbang berbasis SASTRA. Adakah para mitra kebajikan yang siap sedia menjadi penyelenggara?

“Mengenal secara leres, lurus, dan laras.”

#Sekolah_Budaya_Nittramaya.

*SUSUNAN PASUKAN*

Depan cucuk lampah bawa dupa dan bunga.(Mataram Jaya Binangun.)

1. Ki lurah Semar BODRONOYO koleksi Bpk. Presiden JOKOWI. (Sanggar gogon).

2.GARUDA PERKASA (Ki Mujar Sangkerta dkk)

3.WAYANG MILEHNIUM WAE. Institut Sangkerta Indonesia (Mahasiswa dari berbagai Propensi)

4.Bergada Taksi Purwo loyo ( Imogiri Jogja)

5. Satria satria. Dari berbagai Kerajaan Nusantara termasuk dari Demak dll.

6.Pasukan 9 Srikandi dari Mataram Jaya Binangun dan dari Bagelen.

7. Ratih Sribuwara.
( Bendera merah putih 1000 M.)

*Panitia FESTIVAL BUDAYA NUSANTARA BOROBUDUR tgl. 1-3 Juni 2022*

*MAKNA FILOSOFIS SPIRITUAL*

Bentang Bendera Merah Putih 1000 meter di Candi Borobudur dan dikirabkan ke Gerbang Gajah Kembang Limus melalui Pintu 8, Pada *Peringatan HARI LAHIR PANCASILA 1 Juni 2022*.

Nama bendera merah putih 1000 meter adalah SANG RATIH SRIBUWARA (Sang meRAh puTIH SeRIBU meter jiWA nusantaRA), juga berarti: Sukacita 1000 bidadari).

1. Sang Ratih Sribuwara melingkari Candi Borobudur : Dengan penuh Sukacita Jiwa Nusantara mencintai, merangkul, memperkuat dan melestarikan candi Borobudur sebagai Maha Karya leluhur bangsa Indonesia.

2. Sang Ratih Sribuwara melingkari Candi Borobudur pada peringatan hari Lahir Pancasila: Nilai-nilai luhur Pancasila sebagai Jiwa dan Jati diri Bangsa, digali dari akar budaya bangsa Indonesia, yang jika diringkas menjadi satu kata, didapatilah kata ‘GOTONGROYONG”. Candi Borobudur adalah bukti yang memperlihatkan betapa besar semanggat “Gotongroyong atas dasar kecerdasan spiritual” (spiritual intelligence collaboration) para leluhur untuk menghasilkan sebuah Mahakarya.

3. Merah Putih dibawa turun dari candi, diterima oleh perwakilan UMKM di desa Kembang Limus: Membawa semanggat “Gotongroyong atas dasar kecerdasan spiritual” (spiritual intelligence collaboration) para leluhur untuk diserahkan kepada pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian, agar bisa menghasilkan sebuah Mahakarya Ekonomi Bangsa.

4. Ki Lurah Semar (Wayang Semar Raksasa) memimpin rombongan kirab, berjalan melalui Pintu 8, dan yang paling belakang adalah Kresna dan Dewi Sri: Pemimpin harus mengedepankan Jiwa Pamomong Nusantara, memilih jalan yang terbaik untuk mencapai tujuan akhir yakni Kebijaksanaan Ilahi dan Kesejahteraan bersama (keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia).

Catatan Kita :

Kita Dikukuhkan dan Dikuatkan oleh Ki Priyo Ketonggo dari Komunitas HOOONG INDONESIA sebagai berikut :

Yeng perlu diluruskan supaya tidak rancu:

Ada 3 essensi:
√ Téjå Måyå ~> Togog adalah raga atau Wadhag atai Waruga

√ Ismåyå ~> Semar adalah kejernihan diri essensial

√ Manik Måyå ~> Bathårå Guru ~> Kecerdasan IQ SQ

sedangkan

Ismåyå itu sebagai Spirit

Khusus Bodronoyo

Bodro ini kan Laku, itu kan TINDAKAN dalam Praktek menyelaraskan BADAN, PIKIRAN, JIWA dan RUH pada KEHENDAK TUHAN sesungguhnya.

Noyo itu artinya Hati, Utama, Kawicaksanaan, Kebijaksanaan Ilahi.

Suluk untuk Membangun Kesadaran Jiwa dan Kesadaran Ruh Spiritual untuk Dibutuhkannya Adanya Daya Otentik Aktual Spirit BODRONOYO dari Sang Pencipta adaNya :

*Suluk Goro Goro*
Hooongngngngngngngngngng …

[ Goro-goro tanggap warso silajugo temah dumadining wanci goro-goro, laih ing kono toh wau kawistoro jagad bade wonten goro-goro.

Amargi jumbuh jangkeping wektu sangang perkoro ugo praptaning gantos alam kito andalang ngagem patet enem ginantos patet songo dayaning menopo ingkang andamel jagad wonten goro-goro sungkawaning wulu cumbu jimat urip manungso bebundeling jagad yoiku ki lurah Semar Bodronoyo. Kocap kocarito dug naliko semono jagad kalamon cinondro gumantiling ratri sasuruting arko saderenging ratri dereng wonten ingkang cinarito aming sangsmito resmi ingkang mijil saking imbanging cokrowolo arso mrabawani jagad.

Dedep idep prabawaning ratri sosro doro wis manjer kawuryan tan kuciwo memanise jangkep srinating dalu sini woko sang yo dasih agelar ning cokrowolo winulet ngelangut parandene pakso kebegan saking pratingkahing taranggono kang sumiwis waroto tanpo selo.

Eko bumi dwi sawah tri gunung catur samudro ponco taru sap pangonan sapto pandito asto tawang nowo dewo doso ratu.

Yekti jagad kaprabawan dening sungkawaning wulu cumbu jimat urip manungso bebundeling jagad yoiku ki lurah Semar Bodronoyo.

Dumadining goro-goro andamel risaking tegal pekarangan tanem tuwuh sami gagrag datan pikantuk ilening toya, sawah-sawah sami anelo dadi papan dedelikaning gegremetan kang mowo wiso. Jalmo pandito ratu sami nadang sungkowo dewo datan keno wewalering pepati nandang susah. Pandito tan bangkit memujo agung keno pangremcono manjing ing projo nyuwun pitulunganing ratu. Ratu piyambek nandang sungkowo awit negarane katrajang pageblug larang sandang tuwin larang pangan.

Goro-goro sumundul marang suroloyo gawe gegonjinging bale cundo manik rengat sumune lembu nandini menceng wot si ogal-agil. Kayu andong kayu wuring sami rebah koyo babatan cacing. Mbludak kawah condrodimuko andamel ndut siblegedobo, ono lindu sedino kaping pitu bumi mbledag gunung njeblug nyembur-nyembur awu ngebaki jagat suryo condro ilang sorote kartiko sami ambrol peteng dedet lelimengan pindo bangun kasaputing lebu.

Widodoro-widodari hapsoro-hapsari sami ngungsi marang arsaniro hyang Hodipat. Sideming goro-goro jumeduling lare bajang sakembaran siji nggowo batok mbulu sanggupe arep nawoni segoro kang sajugo nggowo sada lanang saler sanggupe arep nyaponi jagad kekalih pinagggih ing margi catur dendo ing mriku sami rebut biyodo teko ndamel trajanging goro-goro luhoro gurnito banyu masas musus winasus ].

HOOONGNGNGNGNGNGNGNGNG

dimana BODRO NOYO adalah Spirit Sang Pamomong Bebodro menyelaraskan hati / têlêng manah.

Ki Mujar Sangkerta :

Sebagai Pamomong yang penuh welas asih. Mengayomi semuanya penuh Cinta kasih sayang dan damai serta semoga semua makhluk berbahagia dalam bingkai kesadaran utama KASIH SAYANG SANG PENCIPTA kita semua adaNya.

5. Peserta mengenakan Kostum Wayang dan Pakaian Adat: sebagai penegasan akan pentingnya anak bangsa Indonesia mengerti pemahaman yang tersimpan dalam produk budaya peradaban berupa busana kesadaran Adi Luhung Para Leluhurnya sehingga dapat melestarikan ajaran atau nilai-nilai budaya bangsanya sendiri, teristimewa nilai-nilai luhur kehidupan yang diajarkan atau diinspirasikan oleh tokoh-tokoh pewayangan.

*WAYANG MILEHNIUM WAE* Produksi: Sanggar Kesenian Peranserta INSTITUT SANGKERTA INDONESIA, Pusat Peranserta Masyarakat Yogyakarta, ini Merupakan Wayang Raksasa Kontemporer yang terbuat dari Plat Logam Alumunium. Kuningan. Tembaga dan Stenlist dg ukuran paling kecil: 50 X 100 cm. Sedang: 100 X 200 cm. & besar: 300 X 300 cm (Wayang Milehnium GARUDA PERKASA). Performance Artnya seringkali Extrim dialam terbuka: Arak-arakan Melawan arus kemacetan jalan raya. Burkubang lumpur disawah. Dibantaran sungai. Ditepian pantai laut dangkal selain juga sering perform digedung-gedung mewah. Sesuai tematik kekinian yang sedang ditampilkan.

Mengkolaborasikan berkarya bersama: Seni Rupa Pembebasan. Instalasi Bunyi. Teater Minimalis. Olah Gerak Tubuh. Pantomine. Fashion Show dan Explorasi Gerak Visual WAYANG MILEHNIUM WAE. Karya Komposisi Bebas: *KI MUJAR SANGKERTA*.

Terhubung Dengan Daya Spirit Tuhan Yang Maha Esa dalam NARASI BIJAK BAJIK : Membaca Borobudur Membaca Nurani oleh *Yang Bambang BEP dari #Sekolah_Budaya_Nittramaya* di bawah ini:

Berikut ini ialah Dasa-Paramita yang ada di Relief Relief Candi Borobudur, yang dapat menjadi acuan kita dalam menjalani kehidupan yang bahagia pada saat ini maupun di kehidupan yang akan datang:

1. Dana-Paramita: KEMURAH-HATIAN. Berbagi kepada sesama dan tidak melekat dengan apa yang dimiliki.

2. Sila-Paramita: BERBUDI BAIK dan menjalankan moralitas (Pancasila Buddhis dan diatasnya).

3. Nekkhama-Paramita: Pelepasan Keduniawian atau IKHLAS dalam menjalani hidup bukan meratapi nasib.

4. Panna-Paramita: KEBIJAKSANAAN dalam bertindak maupun mengambil keputusan.

5. Viriya-Paramita: SEMANGAT dalam menjalani kehidupan.

6. Khanti-Paramita: KESABARAN dalam melewati rintangan dan godaan dalam lingkaran samsara.

7. Sacca-Paramita: KEBENARAN atau KEJUJURAN dalam berucap dan bertindak.

8. Adhittana-Paramita: KEBULATAN TEKAD dalam mencapai mimpi dan harapan.

9. Metta-Paramita: CINTA KASIH atau berbagi kebahagian secara menyeluruh (universal).

10. Upekkha-Paramita: KESEIMBANGAN BATIN atau tidak goyah layaknya batu karang.

“Semoga semua makhluk bahagia”

*JARINGAN KERJA BOROBUDUR : DUR 21/06/2012 ~ 21/06/2022*

21 Juni 2012 menuju 21 Juni 2022 Bamboo Spirit Nusantara Support System dengan Jaringan Kerja BOROBUDURnya, sudah pernah Menggetarkan dan Menggemakan DEKLARASI MARTABAT TANGGUNG JAWAB UNIVERSAL, di singkat dalam Bahasa English DUR dalam prosesi RITUAL SPIRITUAL bersama sama 21 Perwakilan dari segala penjuru pelosok negeri & bumi di Candi Borobudur, DUR: Dignity Universal Responsibility 21/06/2012, sejalan & sefrekuensi getaran aksi kesadaran tindakan dan tindakan kesadaranNya dengan 22 Maret 2022 Hari Air Dunia, 22 April 2022 Hari Bumi, 22 Mei 2022 Hari Bio Diversity Internasional, 21 Mei 2022 Selamat Hari Dialog dan Pengembangan Perbedaan Budaya Se Dunia, “Melindungi Keragaman Ekspresi Budaya yang Lebih Penting dari Sebelumnya”, 29 Juli 2019 sd 29 Juli 2022 HARI MATA AIR DUNIA INTERNASIONAL.

Penulis & Aplikator : Guntur Bisowarno