by

Sebuah Renungan Menjelang 100 Tahun Pemadam Kebakaran di Indonesia

-Sosial-831 views

Wartaindo.news – Oleh AS. Anindyo Utomo

Untuk menjadi seorang Anggota PEMADAM KEBAKARAN itu tidak lah mudah nak….
kalian harus KUAT FISIK / MENTAL, SABAR, TERDIDIK dan TERLATIH….

kalian harus siap menerima caci maki, harus siap mendengar kata-kata kasar..
dan jangan berharap ada ucapan terima kasih…apalagi diberikan makanan/minuman….

Jika tidak ada KEBAKARAN kalian akan dikatakan makan GAJI BUTA….

Padahal MEREKA TIDAK TAU, Pekerjaan kita Jauh lebih dari sekedar MEMADAMKAN API. ….

Ketika Ada lebah/sarang tawon di pemukiman Pemadam dipanggil, Ketika ada Pohon Rebah dijalan Pemadam dipanggil, Mobil nyangkut di trotoar/medan jalan pemadam dipanggil, kucing nyangkut di tiang listrik Pemadam dipanggil, ada ular di pemukiman Pemadam dipanggil, Ketika Parit Mampet Pemadam dipanggil, Kerja Bakti Pemadam dipanggil, membersihkan pasca banjir Pemadam dipanggil, Orang butuh air bersih Pemadam dipanggil, isi kolam Pemadam dipanggil, siram jalan berdebu Pemadam dipanggil, orang bakar lahan pemadam dipanggil, WC Penjara mampet Pemadam dipanggil….dan lain-lain….dan lain-lain….

Untuk mengerjakan semua itu, tidak gampang ….. nak
Membutuhkan Manajemen yang HEBAT …..
Tenaga yang Selalu Prima …..
Tenaga yang terlatih …..
Peralatan Penunjang yang Lengkap dan Baik …..
Kesabaran yang Tinggi …..
Dan lain-lain.

Tugas Utama Kita adalah
Bagaimana mencegah agar tidak terjadi kebakaran, atau kalaupun terjadi kebakaran bagaimana memadamkan dan bagaimana melakukan aksi penyelamatan.
Meskipun Peralatan kita sangat terbatas.
Hanya orang-orang yang terlatih yang bisa merancang dan melaksanakan semua itu.

Kita dituntut selalu siap siaga, tidak mengenal cuaca, tidak ada waktu libur 24 Jam Sehari, 7 Hari Seminggu,…….
Tidak ada alasan ngantuk, sakit, Istri lagi sakit, anak lagi sakit, keluarga meninggal, mobil rusak, Ban Kempes, Ban Bocor, jalan sempit, tidak ada BBM, pompa rusak, selang bocor, Nosel rusak, air habis, Pulsa habis, Jaringan Jelek, dll

Kalau masih ada alasan itu dalam benakmu, urungkan niatmu jadi petugas PEMADAM KEBAKARAN jauh-jauh hari…..

Karena Ketika terjadi KEBAKARAN yang orang tau hanya foto-foto, rekam pakai Video HP, Memaki-maki, mana Pemadam !!! teriak-teriak Pemadam Goblok !!! dan segala sumpah serapah diucapkan…. bahkan mobil dilempar, sopir dipukul, seolah-olah merekalah yang paling hebat….. mereka emosi sehingga mereka lupa bahwa kita ini tenaga terlatih…..

Mereka tidak tau, tujuan kita datang itu hanya satu “MENOLONG”….
Kita bukan datang mencuri, bukan datang berkelahi, bukan datang minta makan…. Hanya datang “MENOLONG” dengan gagah berani mengorbankan waktu, tenaga, jiwa raga bahkan Nyawa Taruhannya.

Tapi semua itu sama sekali tidak penting,….. yg penting adalah melaksnakan tugas kita sebagai PENOLONG……… menolong seseorang dari kerugian HARTA BENDA dan NYAWA meskipun NYAWA kalian sendiri sebagai taruhannya.

Hanya orang-orang yg memiliki jiwa KESATRIA yg rela mengabdi sebagai Anggota PEMADAM KEBAKARAN, tidak ada pamrih……. tempatnya BASAH tapi tak ada UANG disana….. Kita diakui sebagai Pahlawan hanya oleh Keluarga Kita sendiri.

Orang boleh liburan keluarga, orang boleh tidur nyenyak, orang boleh menyerah jika tau Panas nya api…. tapi kita tidak boleh, Tidak ada libur ketika bertugas, tidak boleh tidur ketika bertugas, tidak boleh mundur apalagi pulang ketika api masih menyala, pantang dalam semboyan kita.

Meskipun Kata sejahtera itu jauh dari apa yg kalian bayangkan……. terutama bagi kalian yg masih berstatus TENAGA HONOR,………….

Jangan samakan Di Amerika, Pemadam Kebakaran itu dipuji bak Pahlawan, diberikan fasilitas luar biasa, Gaji dan Honor yang cukup, jadi tidak heran kalau anjing tertabrak mobil saja atau kucing terjebak diparit saja pertolongannya luar biasa.
Padahal Tau tidak,….
Pada bulan Maret Tahun 2019 ini, adalah Ulang Tahun PEMADAM KEBAKARAN yang ke-100 Tahun (1 Abad), bahkan jauh lebih tua dari umur NKRI ini.

Tetapi Pamadam Indonesia tidak bisa seperti di Amerika, kadang hanya dipandang sebelah mata,….
Orang pun tidak tau kita telah lewati keberhasilan pencegahan berkali -kali sehingga tidak menimbulkan kerugian.
Ya maklum saja, karena orang tidak tau, yang orang tau petugas DAMKAR hanya MAKAN GAJI BUTA.
Atau karena mereka belum pernah mengalami yang namanya Kebakaran.

Orang tidak pernah menganggap Obat Mata itu penting kalau dia belum sakit mata.

Orang tidak pernah menganggap Obat sakit gigi itu penting kalau dia belum pernah sakit gigi, tetapi ketika dia sakit gigi, seberapa mahalpun obat, dia akan cari, bahkan jangankan obat, kalau bisa lebih baik, mungkin mereka lebih memilih tidak punya gigi

Setiap Kebakaran Besar akan menimbulkan kerugian yang luar biasa, dari ratusan juta hingga ratusan miliar, belum bicara Korban jiwa, belum bicara Harta atau Barang Berharga, belum bicara Trauma Psikoloigis, dll.

 

Padahal hehehehe………… Gaji petugas Pemadam Kebakaran tidaklah sebesar itu, Perlengkapan Pemadam tidaklah semahal itu.

Nak ……. sudahlah …. Berat …. Kamu tidak bakal kuat, …….. Biar Aku saja ….

Semoga di Usia yg ke-100 Tahun ini ada perubahan yang besar dan harapan Besar untuk kesejahteraan Petugas Pemadam Kabakaran Indonesia.

Salam Yudha Brama Jaya

#Bravo Damkar
#Tetap Semangat.
#Pantang Pulang sebelum Padam, meskipun Nyawa Taruhannya.
#Tetaplah Jiwa Penolong itu membara didalam Jiwa.

 

Kontributor – Danny

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed