by

Pujangga Mata Air Ketemu Pujangga Kopi Cendono Lembah G. Arjuno

-Artikel-213 views

Arah Tujuan Menjadi Pelaku Perilaku Cinta yang dikehendaki dan direstui Tuhan BUKAN FOKUS pada Pelaku Perilaku Cinta yang dilarang Tuhan.

Manusia Pujangga Cinta Ilahi, pada Pujangga Mata Air diibaratkan seperti Genthong Air, sedangkan Pujangga Cinta Kopi Cendono, menerangkan filosofi dan sikap hiduonya seperti di bawah ini :

“Seperti yang dipakai dalam Motto Pegadaian, yaitu Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah, alias Win Win Solusi, menuju Keseimbangan Dunia;

berintrospeksi dari Ajaran Kendalisodo, Babad Wayang Ramayana, semua sesuai ukuran, tidak ada yang dipaksakan, ukuran yang digunakan adalah ukuran manfaat terbaik dari buah buah pikiran ucapan tindakan manusianya, sesuai kapasitas masing masing, sehingga bertemu siapapun, Kita mencari potensi yang baik hingga hal yang terbaik, di dalam setiap orang dan hal yang hadir dalam hidup Kita,” tegas Mohammad Tohir.

Persaksian Kedua Pujangga

Sesudah Kita membicarakan dengan Mohammad Tohir (52 th) penemu, perintis dan owner Kopi Cendono, Kopi Peradaban Baru Nusantara Indonesia, Kopi yang sebenarnya Kopi, Kopi Keseimbangan Dunia, yang sudah di dapuk dan diangkat menjadi seorang Pujangga Cinta oleh Moehammad Moe.

Disebabkan oleh Ilmu Tuhan berbunyi, “Hanya seorang Pujangga yang bisa menemukan dan dipertemukanNya kepada Pujanga lainnya,” maka otomatis Moehammad Moe (43 thn), salah satu tokoh pencetus Hari Mata Air Dunia Internasional, setiap 29 Juli sejak tahun 2019 dan tahun seterusnya, secara otomatis Kita dapuk juga jadi Pujangga Mata Air adaNya;

Sejarah Peristiwa Kisah dan Kejadian istimewa ( and eastimewa red ) tersebut, telah terjadi di Kantor Pusat Bamboo Spirit Nusantara di Jalan Raya 306 Pertigaan Raya Purwosari, Jumat Kliwon Malam Sabtu Legi, 10 Desember 2021. dari Pukul 19.00 hingga 21.30 WIB.

Ukuran Bahasa Cinta Kental Encernya ada di Esensi Kopi Robusta dan Kopi Arabica

Lahan pegunungan di bawah ketinggian 700 meter dpl sangat cocok dibiakkan tanaman Kopi Robusta, yang performance penampilan badan kopinya kalok disedu lebih pekat, lebih kental ketimbang Kopi Arabica, yang cocok di ketinggian lembah lereng gunung di atas 700 meter dpl. Semakin tinggi tanahnya, asal Kopinya bisa hidup sempurna, misal ketinggian 980 meter dpl, semakin nampak performance encer seduhan kopinya, rasa agak asam, aroma kopi tercium justru semakin Kopi Arabica adaNya. Disebutlah begitu oleh Para Pencinta Kopi dan Top Barista Dunia adaNya.

Manusia Genthong Lembah Gunung Arjuno

Dalam perjalanan laku seni budaya spiritual dan CBSA Cara Belajar Silahturahmi Aktif, Kita sampai pada kesadaran yang lebih esensial, bahwa hanya makhluk ciptaanNya, yang disebutNya manusia, dengan kesatuan utuh holistik komprehensif, dengan alam jagad besar dan alam jagad kecilnya. berbadan berjiwa berspirit ruhlah, yang didesain Tuhan untuk bisa menampung semua ilmu ilmunya Tuhan sesuai makom dan kapasitas masing masing, di samping alam semesta raya beserta isi isi nama nama mereka, juga mempunyai sebagian kapasitas dari ilmu ilmuNya, namun yang terbesar hanya ada pada manusia, yang mampu menampungnya secara holistik dan komprehensip adaNya.

Itulah di sebut Manusia Genthongnya, Ilmu Ilmunya Tuhan Sang Pencipta. Bahwa beberapa buah buah kesadaran ini, diberikanNya oleh Tuhan, melalui jalan yang Kita dapatkan sendiri bersama para saudara yang juga memperoleh jawaban dari Tuhan dan sudah, semakin Kita buktikan hingga praktekkan sendiri, dalam uji ilmu hakekat kenyataan laku lampah hidup kehidupan Kita di kawasan Gunung Arjuno, maka Kita sepakati sementara dengan sebutan Manusia Genthong Gunung Arjuno;

karena juga terbukti bahwa Kandungan Air di bawah Gunung Arjuno adalah salah satu Genthong Airnya Jawa Timur, yang terbesar di Propinsi Jawa Timur, Bisa jadi terbesar sepulau Jawa Kita ini.

Makanya ada Hari Genthong Internasional 08/09/2020, pada tanggal yang sama setiap tahun selanjutnya.

Manusia Kendhi Kendalisodo Lembah Gunung Arjuno

Untuk belajar mengatasi perang saudara belajarlah pada Kitab Kendalisodo, Hikmah Perang Saudara Subali Sugriwa di Gua Kis Kenda jaman Babad Wayanh Sejarah Ramayana.

Maka filsafat dan filosofi hidup kehidupan yang seimbang dan tidak mempunyai permusuhan dengan saudaranya sendiri, dunia dalam keseimbangan;

Mohamnad Tohir Owner Kopi Cendono, memilih Logo Segitiga Sama Sisi ditengah tengah lambang bintang, bawah segitiga sama sisi di tulis Kesetimbangan Dunia, di Bawahnya Tulisan Kendalisodo Kopi Cendono Lembah Gunung Arjuno, sebagai pengingat Kita sesungguhnya bagian dari Alam Semesta dan sebaliknya, serta Kita hakekatnya adalah sesama dan saudara dalam pandangan hidup kehidupan Sang Pencipta.

Makanya ada Hari Kendhi Internasional 10/09/2021, pada tanggal bulan yang sama pada tahun selanjutnya.

Manusia Limas Bamboo Gunung Arjuno

Nabi Mohammad SAW menyatakan, masih ada perang yang lebih besar yaitu mengalahkan nafsu dan mengendalikan nafsu dari dalam dirimu sendiri.

Sementara Ir. Soekarno menyatakan tantangan terbesar dan musuh terberat mu nanti di massa yang akan datang adalah saudara sebangsamu sendiri.

Semenjak Bamboo Spirit Nusantara menemukan teknologi spiritual berupa meditasi dengan cara menurunkan frekuensi sel mendekati nol hrz, maka sinau belajar tahu paham ngerti Tuhan yang lebih efektif dan efisien: tantangan terbesar adalah waktu, Kita tidak akan pernah cukup seumur hidup Kita, begitu juga belajar tentang alam semesta raya, bahkan juga belajar tentang sesama makhluk dan sesama umat manusia: ternyata jalan terpendek dan tercepat mengenal Tuhan dan hubungan Tuhan dengan ciptaanNya serta untuk mengenal sesama manusia;

justru dengan masuk ke dalam potensi diri Kita yang tersembunyi yaitu pada inti sel, justru masuk ke kedalaman diri Kita, semakin mengenal diri Kita yang sejati dengan mengenal akunya aku, dan sampai pada alam sadar kesadaran bahwa badan yang dipimpin oleh alam kesadaran jiwa yang bersedia iklas tulus dipimpin dihidupi oleh alam kesadaran spirit ruh: yang ditiupkan oleh Tuhan, sumber segala sumber spirit sejati. sumber energi hidup kehidupan adaNya

Semakin Mengenal Dirimu KITA semakin Mengenal Tuhan adaNya.

Mengenal akunya aku dan bahagia dalam takdir melalui Meditasi Teknologi Spiritual dalam Limas Bamboo G. Arjuno Jawa Timur.

Makanya ada Program Redesign The World With Bamboo 2013 – 2021 & 2021 – 2045.

Kopi Terbaik dan Sebenarnya Kopi Tidak Hanya Rasa menjadi Indikator Utamanya

Sesudah sampai di puncak kesadaran dan alam kesadaran kaweruh bersama para pelaku sejati ini, Kita menyepakati bahwa siapa yang menyajikan Kopi, siapa yang mengolah Kopi, siapa yang memilih Kopi, siapa yang meroasting Kopi, siapa yang bersama sama kopi dan ngopi, adalah faktor yang paling menentukan rasa cipta karsa rasa Kopi Sejati, Kopi yang sebenarnya Kooi adaNya.

Dialog terkait bahasa dan bahasan keyakinan, iman, cinta dan harapan dalam hidup kehidupan termasuk dalam perihal mencintai Kopi, Kedua Pujangga Kita ini, sudah bersedia untuk salaman dan sepakat atas keberadaan Cinta dari Tuhan, Sang Sumber Anugerah Cinta itu sendiri adalah kekuatan yang terbesar di antara ke 4 hal luar biasa tersebut, yaitu kembali pada iman, keyakinan, cinta dan harapan, siapa yang terbesar dan terkuat di antara mereka berempat. Ya Cinta Anugerah Tuhan tersebut adaNya: dan rasa adalah kebenaran, perasaan adalah kecerdasan, sehingga “Cinta Mencintai” pada Kopi Sebenarnya Kopi, pasti cerdas mencerdaskan adaNya.

Penulis : Guntur Bisowarno

Kontributor