by

Pemuda Asal Siantar Bunuh Diri di Kamar Kos, Tulis Pesan ‘Jangan Sesali Kematianku’

Wartaindonews, Medan – Penemuan mayat diduga bunuh diri dengan cara menyayat lengan dalam kamar kos, oleh petugas sempat menghebohkan warga Jalan Sei Padang, Gang Pribadi, Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu pagi, (29/2/2020).

Korban diketahui seorang pemuda asal Siantar berusia 30-an tahun. Lokasi tempat kos penemuan mayat korban bunuh diri tersebut ramai dengan kerumunan warga. Petugas juga tampak memasang garis polisi di bangunan kos dua lantai tersebut.

Kronologis Kejadian bermula saat rekan korban datang berkunjung ke kamar korban. Namun kondisi pintu terkunci dan dari luar tampak korban sudah bersimbah darah.

Selanjutnya, pemilik kos yang mendapat informasi segera melaporkan ke Polsek Medan Sunggal. Anggota Polsek dan Inafis Polrestabes Medan kemudian datang untuk mengidentifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut pengakuan tetangga kos, korban terakhir sempat dia lihat saat pada Jumat sore, (28/2/2020). Ketika itu korban berada di dalam kamar kos seorang diri.

“ Saya terakhir kali lihat dia sedang duduk bersender di pintu sambil baca buku dan main HP. orangnya cenderung tertutup dan kurang bergaul, saya juga tidak terlalu kenal dengan dia,” kata Asrof, yang lokasi kamarnya di seberang tempat korban.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak mengatakan, “hasil pemeriksaan ditemukan ada luka pada lengan kiri korban dan Posisi korban saat ditemukan terkunci dari dalam sehingga Petugas harus mendobrak pintu kamar dulu untuk masuk ke dalam kamarnya”, kata Kasatreskrim.

“ Kami sudah identifikasi dan olah TKP. Diduga korban meninggal akibat kehabisan darah akibat luka sayat di lengan kiri. Kami juga temukan pisau cutter yang jadi barang bukti,” tambah Kasatreskrim.

Belum diketahui motif pemuda asal Siantar tersebut nekat mengakhir hidupnya, namun polisi menemukan petunjuk berupa surat yang bertuliskan “jangan sesali kematianku”. Saat ini mayat korban sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi”, pungkasnya. (Hms)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed