by

Pemda Wonosobo Gelar Pemberian Suntikan Vaksin Tahap 2

-Nasional-95 views

Wartaindonews, Wonosobo – Pemda Wonosobo kembali gelar pemberian suntikan vaksin Covid-19 tahap 2 kepada Forkominda dan perwakilan tokoh masyarakat setelah 14 hari yang lalu dilaksanakan penyuntikan tahap 1 dan tidak terjadi apa apa terhadap penerima vasin. Pelaksanaan vaksin massal tahap 2 ini bertempat di RSUD Setjonegoro. (8/2)

Komandan Kodim 0707/Wonosobo Lekol Czi Wiwid Wahyu Hidayat setelah selesai penyuntikan vaksin menyampaikan bahwa setelah menerima vaksin Sinovac pertama alhamdulillah tidak menimbulkan efek negatif bagi kesehatan, akan tetapi justru tubuh semakin segar. Hal ini karena dengan adanya membuat semakin yakin akan kebal terhadap virus corona.

“Saya tegaskan vaksin sinovac ini aman dan halal serta tidak berefek buruk bagi penggunannya. Sebagai bukti saya sudah vaksin dan sampai saat ini tidak terjadi apa – apa. Harapannya kedepan adalah kepada seluruh masyarakat tidak ada keraguan lagi terhadap adanya pemberian vaksin.” Ungkap Dandim.

Saya berharap proses vaksinasi bisa berjalan lancar hingga ke masyarakat. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun.

“Kondisi saya saat ini baik-baik saja. Jadi ke khawatiran tentang vaksinasi ini tidak perlu dilakukan. Saya telah mencoba sendiri, ” Pungkasnya.

Eko Prasetyo Heru Wibowo,SH. Ketua DPRD Wonosobo yang juga mendapatkan suntikan vaksin tahap 2 menyampaikan suntikan ini sama dengan yang pertama dan vaksin yang kedua sifatnya untuk memperkuat daya kekebalan tubuh terkait virus corona, saya pikir ini menjadi motivasi yang baik dan sekali lagi saya himbau masyarakat tidak usah khawatir dan takut terhadap vaksinasi dan jangan tanggapi berita-berita hoax terkait informasi yang menyesatkan’,Jelasnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo, dr. Jaelan saat mendampingi pemberian suntikan vaksin menyampaikan semoga pemeberian vaksin tahap 2 selesai dengan lancar tanpa ada apa-apa. Ini merupakan tahap pertama untuk para unsur Forkominda, tokoh masyarakat dan tenaga medis.

“Tahap selanjutnya adalah diberikan kepada aparat pelayan publik, seperti TNI, POLRI, Satpol PP dan lain sebagainya. Kemudian warga lanjut usia, kelompok rentan, dan masyarakat lainnya secara bertahap. Rencana akan dilaksanakan pada bulan April.” Pungkas Dr Jaelan. Red(Heri/Budi)

Comment

Leave a Reply

News Feed