by

Lagi-lagi Anak Muda Mampu Membobol Bank BUMN

Wartaindonews, Solo – Melihat textline pada salah satu stasiun televisi tentang tertangkapnya pelaku pembobolan Bank BUMN membuat kami tergelitik untuk melakukan analisa terhadap bagaimana para pelaku melakukan hal tersebut.

Dari pengamatan kami, diduga mereka menggunakan aplikasi tambahan untuk melancarkan aksinya tersebut.

Kami meyakini kejadian pembobolan Bank BUMN bisa terjadi, murni karena terdapat eror (bug) pada aplikasi yang mereka gunakan. Sedangkan dari error margins Bank BUMN kami perkirakan hanya sekitar 2,5%.

Eror (bug) pada aplikasi tersebut dimanfaatkan para pelaku untuk melakukan pembelian pada aplikasi Kudo, tetapi yang terjadi saldo tidak terpotong sementara status pembelian berhasil.

Alhasil, pihak Bank lah yang membayar tagihan pembelian kepada penjual.

Dengan memanfaatkan eror pada aplikasi tersebut, para pelaku melakukan transaksi pembelian secara berulang-ulang hingga total kerugian yang ditanggung Bank BUMN mencapai 16 Miliar.

Yang kami pertanyakan, apa dari pihak Kudo jika akan melakukan transaksi tidak ada verifikasi apapun? Lalu dari pihak Bank apa juga tidak menerapkan sistem OTP (One Time Passcode) pada saat di halaman pembayaran?

Mari kita tunggu penyidikan yang dilakukan oleh pihak Kepolisian untuk kasus ini. (Hme17)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed