by

Kondisi Kritis Kasatreskrim Wonogiri Gagal Dibawa ke Singapura

-Daerah-637 views

Wartaindonews, WONOGIRI – Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Aditia Mulya Ramdhani batal dibawa berobat ke Singapura . Kondisi pasien tidak memungkinkan melakukan perjalanan jauh, dikarenakan sampai saat ini yang bersangkutan masih dalam keadaan koma.

Lima hari berlalu sejak dilarikan ke rumah sakit, belum ada kemajuan setelah dilakukan tindakan operasi untuk mengangkat pendarahan dibagian kepala korban, akibat pengeroyokan minggu lalu.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RS Dr Oen Solobaru, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo Yohana Denyka Kurniawati menyebutkan, kondisi AKP Aditia Mulya saat dibawa ke rumah sakit tidak sadarkan diri.

Korban mengalami multiple jejas atau sebab sebab pasien mengalami trauma berupa lecet disekujur tubuh dan juga perdarahan dibagian kepala. Bahkan, pasien mengalami cedera kepala berat dimana ada perdarahan di otak yang kemudian diambil tindakan operasi mengangkat perdarahan tersebut. “Kami rasa kondisinya berat karena perdarahan yang luas,” ungkap Yohana.

Yohana Denyka Kurniawati menyebutkan ada dua dokter yang menangani pasien Aditia Mulya yakni dokter bedah saraf dan dokter anastesi. Terkait penyebab trauma, pihak rumah sakit belum bisa memastikan benda seperti apa yang mengenai pasien. Secara medis rumah sakit sudah melakukan tindakan sesuai standar dalam ilmu kedokteran. “Kami langsung melakukan CT Scan dan pemeriksaan lainnya,” kata dia.

Sementara, dari pihak keluarga yakni kakak kandung korban Aditia Mulya, Yudha Mulya Angga Sasmita mengatakan, keluarga sempat berencana membawa korban ke Singapura guna mencari alternative pengobatan. Namun mempertimbangkan kondisi pasien pasca operasi masih belum sadar, akhirnya keluarga memutuskan memaksimalkan pengobatan di RS Dr Oen Solobaru.

“Masalah kesehatan dan kondisi adik kami menjadi pertimbangan termasuk resikonya, maka kami percayakan yang terbaik disini,” paparnya.

Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani menjadi korban pengeroyokan kelompok perguruan bela diri di SPBU Sudimoro, Kabupaten Wonogiri, pekan lalu. Korban pengeroyokan ini masih mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU di RS Dr Oen Solobaru dan kondisinya belum stabil sejak masuk rumah sakit (Elshinta/Tutty) 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed