by

Kodim Sragen Bantu Burung Hantu Tyto Alba kepada Petani Guna Atasi Tikus

-TNI-27 views

Wartaindonews, Sragen – Kodim Sragen menggelar bakti sosial penyerahan burung hantu tyto Alba sebanyak 9 ekor kepada kelompok tani ‘Dewi Sri’ Dk.Margorejo Ds. Puro Kec. Karangmalang. Kegiatan dihadiri Kapolres diwakili Kompol Muryati Kabag Sumda, Sriyono,S.Sos Camat Karangmalang, Ir. Ekarini mumpuni Kepala dinas pertanian Sragen, Suyanto lurah Puro, Gunawan Ketua Perbakin Sragen dan anggota kelompok tani Dewi Sri Ds. Puro, Karangmalang, Sragen

Dalam Sambutannya Dandim 0725/Sragen Letkol Inf Anggoro Heri Pratikno,S.I.P melalui Kasdim (Kepala Staf Kodim) Mayor Inf Wijiono mengatakan bahwa Permasalahan hama tikus yang menyerang tanaman petani padi di beberapa Kecamatan di Wilayah Kabupaten Sragen terjadi mulai beberapa tahun terakir. Serangan tikus ini cukup meresahkan petani, beberapa upaya pengendalian tikus yang dilakukan kelompok tani seperti teknik emposan, bahkan sampai nekat menggunakan jebakan (setrum tikus listrik), namun masih kurang maksimal. Oleh karena itu perlu adanya solusi tambahan untuk mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan memanfaatkan musuh alami tikus yaitu burung hantu (Tyto alba).

“Seperti diketahui bersama, burung hantu yang digunakan untuk membantu petani mengatasi hama tikus salah satunya adalah jenis Tyto Alba, Tyto Alba ini menjadi pembasmi hama tikus yang sangat handal, khususnya di malam hari saat petani sedang beristirahat, burung jenis ini dikenal juga dengan sebutan burung Koreak, dalam semalam Burung Hantu Tyto Alba bisa menangkap 5 sampai 10 ekor tikus”.

“Bantuan burung hantu (tyto alba) ini adalah bentuk perhatian kami dari Kodim 0725/Sragen kepada kelompok tani di Desa Puro, dimana yang pada saat ini sedang berjuang membasmi hama tikus, dengan adanya burung hantu ini diharapkan dapat mengurangi serangan hama tikus, karena cara ini lebih efektif dan tidak berbahaya”.

“Kami Menghimbau kepada para petani agar menjalankan proses pembasmian tikus tidak lagi menggunakan aliran listrik karena dapat membahayakan nyawa orang lain bahkan petani pemilik sawah itu sendiri, pembasmian hama tikus tidak bisa instan, meskipun cara ini prosesnya jangka panjang setidaknya tidak membahayakan nyawa orang tentunya juga ramah lingkungan” tandasnya.

Sementara kepala desa Puro Suyanto,SH,MH mengapresiasi kegiatan dari Kodim Sragen yang telah peduli dengan warga desa Puro dalam menangani masalah tikus yang akir Akir ini meresahkan. “Maturnuwun untuk kodim Sragen semoga bermanfaat untuk masyarakat Puro khususnya bisa panen dengan maksimal tanpa diganggu tikus”. Red(heri/mahmud)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed