by

Ketua DPC PDI Perjuangan Garut Gotongroyong Bantu Ringankan Korban Gempa Bumi Cianjur

-Nasional-54 views

Wartaindonews, Cianjur – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut bersama Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia ( DPC PDI ) Perjuangan Kabupaten Garut bergerak ke lokasi bencana Gempa Bumi di Desa Benjot Kecamatan Cugenang dan Desa Jambudipa Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Senin (21/11/2022) malam.

Ketua DPC PDI Perjuangan Garut, Yudha Puja Turnawan menjelaskan, Dari hari Senin malam tanggal 21 November 2022 saya selaku ketua DPC PDI Perjuangan kabupaten Garut berada di kabupaten Cianjur bersama saudara yuyus kartawiredja sekretaris DPC PDI Perjuangan Garut dan tentunya bersama Baguna DPC PDI Perjuangan kabupaten Garut.

Kenapa kami memutuskan ke Cianjur, Kata Yudha, karena ditengah rasa duka yang mendalam ditengah musibah gempa yang merenggut ratusan nyawa dan membuat ribuan orang luka luka dan merubuhkan ribuan rumah tentu sebagai sesama manusia kita memiliki kewajiban moral untuk menunjukkan kepedulian kepada mereka.

“Baguna DPC PDI Perjuangan kabupaten Garut kami di perbantukan ke baguna DPD PDI Perjuangan Jawa Barat yang telah membuat posko di desa benjot kecamatan cugenang dan desa jambudipa kecamatan warungkondang kabupaten Cianjur. Tugas baguna Garut fokus mengevakuasi warga yang luka berat dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit,” kata Yudha Puja Turnawan kepada media, Selasa (22/11/2022) sore.

Disamping itu, kata Yudha, Selain itu keliling ke beberapa tenda pengungsian untuk melakukan assessment kebutuhan mendasar para pengungsi disamping memberikan bantuan langsung berupa beras nasi bungkus dan air minuman.

“Kami dari DPC PDI Perjuangan kabupaten Garut pun ikut bergotong royong menyumbang kebutuhan posko baguna Jabar berupa beras, air mineral dan makanan ringan seperti roti, Tentunya kami kader PDI Perjuangan kabupaten Garut tak bisa membantu banyak, baru bergerak di desa cibulakan dan desa benjot kami menyaksikan langsung bagaiman daya rusak gempa kemarin,” katanya.

Ia berharap, semoga para korban diberikan ketabahan kekuatan dan kesabaran. Dan pemerintah kabupaten Cianjur pemerintah provinsi Jabar dan pemerintah pusat bisa mengerahkan semua sumberdaya yang ada untuk membantu pengungsi dan pemerintah pusat maupun provinsi bisa melakuka Rehabilitasi dan rekonstruksi secara cepat.

Kami menyaksikan langsung bagaimana pengungsi menangis kehilangan tempat tinggal dan kehilangan keluarga. Kami melihat bagaimana trauma mereka akibat daya rusak gempa, hampir sebagian besar warga di kedua desa yang kami kunjungi memutuskan tidur dibawah tenda. di desa benjot kecamatan cugenang saja ada 42 tenda pengungsian. Ada teh supenti seorang ibu yang kami evakuasi dari kampung garogol desa cibulakan cugenang kemudian kami bawa ke RSUD sayang Cianjur tak mengetahui nasib anaknya,” ucapnya.

“Kami tak bisa lama di Cianjur karena kembali ke Garut suatu keharusan, ada kewajiban menanti kami di kabupaten Garut. Kami hanya bisa mendoakan semoga segala sesuatunya berangsur membaik buat warga cianjur dan berharap pemerintah pusat dan daerah bisa memenuhi hak hak pengungsi sesuai yang diatur oleh UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana dan PP nomor 21 tahun 2008 tentang pelaksanaan penanggulangan bencana,” tutupnya.

Kontributor