by

Ketua Baznas Pusat Launching Koperasi Konsumen Peternak Mekar Jaya Garut

Wartaindonews, Garut – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Launching pembentukan Koperasi Konsumen Peternak di Kampung Cimayid, Desa Kramatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat pada Kamis (13/02/2020).

Dengan nama “Mekar Jaya”, Koperasi Konsumen Peternak ini diresmikan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof Dr H Bambang Sudibyo, MBA CA didampingi Kepala Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM), Ajat Sudarjat; dan mewakili Bupati Garut, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, serta Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Garut.

Hadir dalam acara, Ketua Baznas Pusat Prof Dr H Bambang Sudibyo MBA CA, Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat, Dr (HC) KH Arif Ramdani Lc MH, Ketua Baznas Kabupaten Garut Rd H Aas Kosasih S Ag M Si, Kepala Dians Peternakan Sofyan Yani, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Drs Eko Yulianto MP, BPPT Margawati, unsur Forkopimcam Cisurupan, Sukaresmi dan Samarang, para Kepala Desa dan Kelompok peternak dari tiga kecamatan.

Ketua Baznas Pusat, Bambang Sudibyo, menuturkan, Baznas ini mengelola dana zakat, infak dan sedekah dari para muzaki untuk meningkatkan kesejahteraan para mustahik, salah satunya melalui program ekonomi seperti Program Balai Ternak. Pendirian Koperasi Konsumen Peternak “Mekar Jaya” ini merupakan pengembangan dari program Balai Ternak di Kabupaten Garut yang telah membantu modal kerja dan pendampingan teknis kepada para peternak.

“Bantuan ekonomi yang dikembangkan Baznas untuk membantu mustahik bukan hanya mewujudkan modal untuk berusaha, namun juga pembelajaran dan pendampingan produksi berbagai sektor ekonomi mustahik serta menguatkan pemasaran berbagai produk mustahik secara berkelanjutan,” kata Bambang.

Dilanjutkan Bambang, ketiganya tidak diberikan dengan paradigma santunan tetapi melalui mekanisme yang lebih mendidik dan memberdayakan. Untuk itu, kata ia, Baznas mengembangkan sejumlah lembaga program karena luasnya bidang usaha dan lebarnya matra ekonomi ini.

“Koperasi Mekar Jaya ini akan dijadikan sebagai wadah dari kelompok peternak dalam mewujudkan kemandirian kelembagaan. Untuk meraih hal tersebut, Baznas melakukan pendampingan dengan membentuk kelompok, lembaga lokal, dan mempersiapkan kader lokal. Koperasi Mekar Jaya ini akan menjadi pionir koperasi peternak selanjutnya yang mandiri dan profesional,” terang Bambang.

Masih kata Bambang, koperasi ini nantinya akan dikelola secara bertahap oleh para kader lokal yang telah dibentuk dan segera melakukan berbagai pengembangan usaha.

“Tujuan akhir pemberdayaan peternak yang dilakukan BAZNAS ini nantinya akan bermuara pada tercapainya kemandirian ekonomi, kemandirian kelembagaan, dan kemandirian mental spiritual bagi seluruh peternak mustahik yang diberdayakan. Semua tahapan untuk mencapai ketiga tujuan program tersebut dilakukan dalam kurun waktu kurang lebih 2-3 tahun,” jelasnya.

Ia pun berharap, Setelah terbentuknya koperasi ini, target kemandirian secara kelembagaan segera terwujud. Dalam waktu dekat, pengembangan usaha yang akan dijalankan adalah pengembangan rumah kompos, pembangunan pabrik dan penjualan pakan konsentrat, pengolahan produk kulit domba, warung sate, layanan jasa aqiqah dan kurban, serta pengolahan produk ternak, pungkasnya.

Dari Informasi yang dihimpun, Balai Ternak Baznas Kabupaten Garut merupakan salah satu balai ternak yang perkembangannya cukup pesat. Dalam kurun waktu satu tahun telah mengalami berbagai peningkatan. Jumlah peternak mustahik saat ini sebanyak 46 KK, tergabung dalam 3 kelompok peternak, yang tersebar di 3 desa. Ternak domba yang dipelihara saat ini berjumlah 404 ekor. (Dede)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed