by

Kecerobohan Aparat Penegak Hukum, Hingga Korban Dijatuhi Hukuman Penjara Puluhan Tahun Sampai Ada Yang Dihukum Mati

-Nasional-108 views

Wartaindonews, Solo – Akhir-akhir ini viral di medsos, Archie Williams seorang kulit hitam telah keliru dipenjara selama 37 tahun di tempat paling berat di US, namanya penjara Angola. Saat usianya 22 tahun ia didakwa memperkosa wanita tua kulit putih, karena ada 3 orang yang tanpa bukti-bukti mengaku melihat Archie di rumah korban, yang dibantahnya saat persidangan. Selama 10 tahun Archie minta test DNA Finger Print yang ada di arsip criminalnya, akhirnya terbukti pelaku adalah orang yang lain. Dia cerita selama 37 tahun hanya bernyanyi gospel songs di penjara, mempertahankan diri supaya tidak patah jiwanya. Dia menghirup udara bebas baru awal tahun 2020, ketika usianya sudah 59 tahun.

Berkah NYA baru dirasakan ketika Archie Williams ikut Kompetisi di America’s Got Talent, dan Archie bernyanyi DON’T LET THE SUN GO DOWN ON ME , yang sering dinyanyikan Elton John. Dewan juri dan para hadirin banyak yang menangis haru dan memberikan standing applause di akhir membawakan lagunya dengan bagus.

Seorang pria China yang dipenjara selama lebih dari 25 tahun atas kasus pembunuhan yang tidak dilakukannya mendapatkan ganti rugi dari pemerintah sebesar 4,6 juta yuan (sekitar Rp 9,4 miliar) seperti yang pernah diberitakan oleh kompas.com

Delapan bulan lamanya Effi Idawati (50) harus merasakan dinginnya lantai penjara. Penguasa katering terkenal di Yogyakarta ini dijebloskan ke penjara atas laporan rekan bisnisnya.

Namun, setelah melalui proses panjang yang melelahkan, Mahkamah Agung memutuskan Effi tidak bersalah. Terlanjur sudah dipenjara, Effi pun menggugat Polda DIY dan Kejaksaan Negeri Kota Yogyakarta, seperti dikutip dari sindonews. co

Seperti kasus Mary Jane Fiesta kasus kurir narkoba yang berasal dari Filipina, detik-detik saat mau di eksekusi mati, tiba2 ditemukan novum (bukti) baru pelaku sebenarnya. Mary Jane saat itu juga tak jadi dieksekusi mati, ia kembali ke hotel prodeo Wirogunan Yogyakarta. Bagaimana kelanjutannya? Kasus hukum yang sangat menarik untuk diikuti kelanjutannya nanti.

Dan masih banyak sekali deretan kasus orang tak bersalah yang harus menjalani hidup dalam tembok penjara.

Dari kasus-kasus pidana tersebut diatas, kepiawaian penyidik dalam menggali informasi sangat diperlukan. Independensi atau ketidakberpihakan penyidik terhadap pelapor maupun terlapor harus dijalankan. Intinya penyidik harus bersikap netral. Bukan karena uang, semua bisa dirancang dengan mengabaikan sendi-sendi keadilan dan kebenaran.
Memang polisi memegang kekuasaan hukum di lini awal, pihak polisi lah yang menentukan kasus bisa diteruskan atau tidak, kasus bisa digoreng lama atau cepat, pasal yang digunakan mau diplintir atau tidak, semua adalah kewenangan penyidik yang menjalankannya. Ingat, pertanggung-jawaban perbuatan kita sesungguhnya bukan di dunia saat ini, melainkan di saat kita menghadapi pengadilan di akherat nanti, karena jeritan hati orang yang terzolimi, jeritan hati keluarga ( istri/ suami dan anak2nya) yang terkena dampaknya, akan dipertanggung-jawabkan oleh pelakunya saat di pengadilan terakhir setelah kehidupan berakhir nanti.

 

Penulis : Danny Trisno Susetyo

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed