by

Jokowi Presiden Ke 7 Memberikan Pitulungan Bagi Bangsa dan Negara, Mitos Atau Nyata?

-Artikel-117 views

Wartaindonews, Solo – Bagi orang Jawa angka 7 adalah angka keramat, dalam bahasa Jawa disebut angka “Pitu” dan kata Pitu adalah bagian depan sebuah kata Jawa yang disebut “Pitulungan” dan dalam bahasa Indonesia disebut “Pertolongan”. Apa kaitannya dengan Jokowi?

Orang Jawa terbiasa “gotak gatik gatuk” (menghubung-hubungkan), karena Jokowi adalah presiden ke 7 Indonesia, maka orang Jawa percaya bahwa Jokowi akan bisa memberikan pitulungan (pertolongan) bagi masyarakat dan negeri ini dari ketertinggalan dengan negeri lain. Ini mitos atau nyata ? Mari kita simak hal-hal berikut ini :

1. NKRI harga mati
Apa yang dipandang menghambat perkembangan bangsa dan negara akan dilibasnya. Siapapun yang merusak atau memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) disapu bersih, seperti terhadap kelompok intoleransi, radikalisme dan terorisme ditindak habis. Langkahnya nyata berani membubarkan HTI dan FPI serta memberantas teroris di negeri ini. Tanpa tindakan nyata seperti itu, Indonesia bisa hancur seperti Suriah.

2. Menindak koruptor dan menghambat laju korupsi.
Koruptor ditangkap dan diproses hukum tanpa pandang bulu, keadilan ditegakkan. Seperti kita ketahui bersama bagaimana Jokowi membubarkan Petral yang tak berfungsi, malah bisa jadi lahan bisnis para mafia minyak. Pemerintah terus berupaya membangun tambahan kilang minyak untuk memimalisir ketergantungan impor minyak. Apalagi Ahok yang ditempatkan sebagai komisaris Pertamina, yang bertugas mengawasi kinerja Direksi Pertamina.

Juga kita ingat gegernya kasus Papa Minta Saham yang terkait dengan PT Freeport Indonesia dengan Setya Novanto yang waktu itu masih menjabat ketua DPR RI hingga kasusnya memaksa ia lengser dari kursi ketua DPR RI yang akhirnya ia harus masuk lembaga pemasyarakatan. Sedangkan Pemerintah Indonesia berhasil menjadi pemegang saham mayoritas di PT Freeport Indonesia. sebagai perusahaan tambang emas, yang hasilnya kini dapat menambah pendapatan negara seluruhnya dan tidak ada yang masuk ke kantong pribadi pejabat.

3. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kebijakan BBM satu harga telah diimplementasikan sebagai wujud keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, di seantero negeri ini. Mungkin tinggal beberapa kabupaten di luar Jawa yang belum terealisasi. Dengan harga BBM yang sama, sangat terasa dampaknya bagi warga Papua. Biaya transportasi yang menurun drastis, berdampak pada daya beli masyarakat meningkat karena terjadi cost efficiency di segala bidang kehidupan, dan yang jelas menurunkan high cost economy.

Apalagi dibarengi pembangunan infrastruktur jalan tol, maupun tol laut sebagai prasarana transportasi yang mempercepat distribusi perdagangan antar kota maupun antar provinsi, baik di Jawa maupun luar Jawa. Akses transportasi merupakan salah satu pertimbangan para investor asing maupun lokal untuk menanamkan uangnya membangun usaha di daerah-daerah.

4. Pelayanan kepada masyarakat ditingkatkan.
Program E-KTP, Kartu Keluarga dan akta kelahiran, yang sudah berjalan baik yang memudahkan masyarakat tidak menunggu lama dalam proses pembuatannya. Dengan program satu nama satu NIK, maka akan mencegah adanya satu orang mempunyai lebih dari satu KTP, dengan demikian akan meminimalisir penyalahgunaan identitas untuk tindak perbuatan melawan hukum.
Program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) untuk dimanfaatkan masyarakat khususnya di pedesaan banyak sekali yang belum bersertifikat, masih berstatus letter C, girik, petuk, bahkan tanah yang dikuasai keluarga kerajaan dulu ada yang masih hak verponding dan atau hak eigendom. Tindakan ini dapat mengurangi adanya konflik sengketa tanah karena bukti hak kepemilikan tanah sudah jelas legalitasnya.

5. Indonesia stop ekspor nikel mentah dan CPO.
Sejak Januari tahun 2020, ekspor Nikel mentah distop karena fokus pada industri lithium battery untuk mobil listrik. Ia memperkirakan dalam 2-3 tahun mendatang tercipta industri lithium battery di Indonesia yang harganya bisa diterima pasar. Indonesia adalah produsen terbesar nikel. Industri baterai lithium yang diolah dari kekayaan alam kita sendiri, serta sekaligus industri mobil listrik skala besar diupayakan agar segera beroperasi di Indonesia. Sedangkan CPO juga distop untuk ekspor karena akan diolah menjadi avtur untuk bahan bakar pesawat terbang. Bahkan kedepannya timah, bauksit, kopra tidak menutup kemungkinan juga akan di stop ekspor bahan mentah ke luar negeri.

6. Pengamanan terhadap sumber daya kelautan.
Kapal-kapal asing pencuri Ikan dengan tegas ditangkap dan ditenggelamkan. Dimulai sejak Susi Pudjiastuti menjabat sebagai menteri perikanan dan kelautan. Dibarengi dengan direalisasikannya 18 trayek laut serta ekspor produk laut ikan Indonesia sudah semakin baik, meski belum maksimal.

7. Daerah-daerah perbatasan dengan negara tetangga dibangun dengan baik dan diawasi, dikontrol secara ketat. 7 Pos lintas batas negara dengan sarana dan prasarana yang memadai.

8. Banyak bandara dibangun di berbagai daerah yang memiliki potensi sebagai obyek wisata karena keindahan alamnya, karena budayanya, karena ragam kulinernya atau karena sumber daya alamnya, sehingga iklim pariwisata di daerah tersebut menjadi hidup, dan multiplayer effect nya terhadap pendapatan daerah dan masyarakat meningkat. Selama 5 tahun pemerintahan Jokowi ada 15 bandara baru yang sudah dioperasikan dan terus akan dibangun lagi diberbagai daerah.

9. MRT dan LRT sudah dapat dinikmati hasilnya oleh masyarakat. Sebentar lagi kereta cepat Jakarta-Bandung (PP) segera terwujud dan menyusul kereta cepat Jakarta-Surabaya yang masih dikerjakan (work in process).

10. Telah dibangun 65(enam puluh lima) bendungan untuk sarana irigasi, tenaga listrik, pengendali banjir, perikanan, dan pariwisata.

Mungkin masih banyak prestasi Jokowi dan kabinet kerjanya yang belum penulis ungkapkan. Walaupun pembangunan infrastuktur khususnya, di periode pertama pemerintahan Jokowi telah menunjukkan hasil, namun tak ada gading yang tak retak, terdapat 3 menteri yang tersandung kasus korupsi yaitu Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, diduga menerima suap untuk memengaruhi hasil seleksi jabatan untuk posisi kepala kantor Kemenag Gresik dan Kepala kantor wilayah Kemenag Jawa Timur, terseret kasus dugaan korupsi.

Imam Nahrawi, yang juga politikus PKB, ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga menerima uang suap sebesar Rp26,5 miliar sebagai bentuk comitment fee pengurusan proposal yang diajukan KONI kepada Kemenpora.

Kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama yang menyeret mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy

Rencana Pemerintah hingga 2024.
Candi Borobudur sebagai salah satu 7 keajaiban dunia, akan dilakukan pembangunan besar-besaran di daerah sekitar, untuk mempersiapkan potensi wisata religius umat Budha seluruh dunia. Demikian pula dengan candi Prambanan akan dibangun sarana dan prasarana untuk mempersiapkan potensi wisata religius umat Hindu. Pembangunan ibukota baru di daerah Balikpapan yang desain modelnya sudah dipersiapkan.

Masih banyak pembangunan di daerah-daerah yang ingin menggalakkan potensi daerahnya masing-masing, seperti NTB dan NTT dengan potensi obyek wisatanya dan lain-lain.

Jadi, Jokowi Presiden Ke 7 Memberikan Pitulungan Bagi Bangsa dan Negara, Mitos Atau Nyata ? Silahkan anda yang menjawabnya sendiri. (Dannyts)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed