by

Hilang 5 Tahun, Aktivis HAM Thailand Ditemukan Tinggal Kerangka di Drum Minyak

Wartaindonews, Thailand – Jasad aktivis Thailand ditemukan setelah lima tahun dilaporkan hilang. Kerangka korban ditemukan di dalam drum di saluran air Taman Nasional Kaeng Krachan, Provinsi Petchaburi.

Penyelidik kepolisian Thailand, Selasa (3/9/2019) lalu mengungkap, ini merupakan pertama kalinya aktivis HAM yang juga pemimpin etnis minoritas Karen bernama Pholachi Rakchongcharoen itu dipastikan meninggal setelah hilang.

Kelompok HAM menyatakan, ada sekitar 30 aktivis yang memperjuangkan lahan etnis minoritas hilang atau dibunuh di Thailand sejak 2001.

Pria yang akrab disapa Billy itu terakhir kali diketahui pada April 2014. Dia diberhentikan oleh petugas keamanan di pos pemeriksaan saat akan bertemu warga etnis Karen. Billy ingin membantu warga tersebut karena rumah mereka di Taman Nasional Kaeng Krachan dihancurkan.

Para pejabat mengatakan dia diinterogasi karena mencuri madu namun sudah dibebaskan. Sejak itu keberadaan Billy tak diketahui.

Sebenarnya kerangka Billy pertama kali ditemukan pada April 2019 di dasar danau oleh penyelam. Petugas mengidentifikasi dengan menggunakan sampel DNA dari ibunya. Namun penemuan yang terbaru ini semakin memastikan bahwa Billy meninggal.

“Kami dapat menyampaikan bahwa Billy sudah meninggal, karena tulang-tulang ini berasal dari tubuhnya,” kata Korawat Panprapakorn, wakil direktur jenderal Departemen Penyelidikan Khusus (DSI) Kepolisian Thailand, dikutip dari AFP.

Kerangka terbaru ditemukan di dalam drum minyak dan yang lainnya tercecer di danau.

Penyelidik menegaskan telah menetapkan beberapa tersangka dalam kasus ini, namun tidak menjelaskan secara terperinci.

Karen merupakan etnis minoritas asal Myanmar, namun banyak yang melarikan diri ke Thailand untuk menghindari operasi militer. (Anton Suhartono)

Comment

Leave a Reply

News Feed