by

Herba Herbal Herbalia Ani Yudhoyono

-Nasional-362 views

Wartaindonews, Jakarta – Ibu Ani terbukti sangat peduli tanaman obat, sehingga Istana Punya Taman Tanaman Obat. Sudah saatnya untuk terus digalakkan. Tak cuma di lingkungan Istana Cipanas.

Salah satunya yang berhasil disentuh dan didorong oleh Ibu Ani, di Tahun 2010 adalah Kelompok Tani dan CV. Rumah Toga Lestari, yang sudah dibina oleh Dinas Pertanian dan Ibu Walikota Tangerang Banten, yang sekarang Gubernur Banten, sejak 2003.

Suprijanto selaku Penggerak, Pelaku, Penemu dan Inovator Teknologi Tepat Guna yang sudah terpatenkan, sejak gairah risetnya menembus ketekunan dan fokusnya tembus 17 tahun lamanya, dalam memadukan semua Tahapan yang Terbaik dari beragam CPOTB [Cara Pengolahan Obat Tradisional Yg Baik], dengan menyempurnakan studi bandingnya, pada setiap tahapan SOP (Standar Operation Prosedure) dari WHO, BALITRO, B2P2TO2T (Balai Besar Penelitian Pengembangan Tananan Obat Obat Tradisional Tawangmangu), Suprijanto 70 thn, yang berhasil memiliki semua kelengkapan tahapan dari hasil-hasil budidaya tanaman obat, SOP validasi pertanian obat tradisional sejak 2012 dari dinas pertanian pusat, cara pengolahan yang terstandarkan serta kemurnian herbanya yang terpastikan aman, teruji dan berkhasiat, membuat kelompok tani dan maha karyanya didatangi oleh bu Ani, di tahun 2010 itu.

Sejak saat itu, semakin nampak dampak dukungan dari beragam keputusan kebijakan oleh pemerintah, sejak bu Ani menegur Kementerian Kesehatan dan dinas terkait, khususnya yang hadir saat itu, atas keluhan para petani, yang sering mengalami kesulitan untuk mendapatkan ijin produksi dan label perdagangan dari hasil olahan tanaman obat yang para petani garap dengan penuh keyakinan dan harapan pada kemajuan keberhasilan mereka menjadi petani tanaman obat, bahkan bersama TEKNOLOGI TEPAT GUNA yang sudah terpatenkan dari CV. RUMAH TOGA LESTARI, Indonesia, bisa menjadi penyedia bakan baku herba murni terbaik dunia, sambung Suprijanto, mengenang kunjungan dan dukungan bu Ani 2010, pada pusat pengolahan tanaman obat di Tangerang Banten, yang dipimpinnya tersebut.

Taman Herbalia, pernah dilansir Republika, seluas 2.600 meter persegi yang berada di sisi timur istana Cipanas tersebut memiliki 207 jenis tanaman herbal yang merupakan percontohan bagi pengembangan tanaman tanaman obat tersebut di dalam negeri.

Peluang ini dibaca oleh Suprijanto, dalam persiapan Pameran Daerah (PADE) di Banten Tangerang di Bulan September 2019, sebagai persiapan maskot unggulan Banten Tangerang 36 Produk HERBA MURNI 100% Saringan serbuk 100 mash, 1 Kapsul hanya 250 miligram, sudah terbukti terasa sejam sesudah mengkonsumsinya, di FORUM PENAS KTNA Petani Nelayan 2020 di Padang oleh Kementan RI, peserta 6000 orang live in.

Nama Herbalia sendiri, menurut Ani Yudhoyono merupakan nama yang dipilih oleh mantan Presiden Yudhoyono bagi Taman baru di Istana tersebut. Herbalia, kata Ani berasal dari kata Herbal atau Tanaman Indonesia yang memiliki khasiat obat dan pengobatan.

Dalam areal hutan istana, sejak tahun 2001, menurut Katalog yang disusun secara alfabetis terbitan Istana Kepresidenan berkerja sama LIPI tercatat sebanyak 1.334 spesimen, 171 spesies, 132 marga, serta 61 suku. Selain dengan lingkungan yang asri, istana ini juga dialiri air panas, sebagai tempat peristirahatan dan persinggahan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya, para kepala negara tetangga yang berkunjung ke Indonesia. Pada tahun 1971, Ratu Yuliana pun pernah meluangkan waktunya untuk singgah. (Agus Bakti Sedjatiawan/ Ki Guntur Bisowarno)

Selamat jalan, Ibu Ani
Semoga Husnul Khotimah
Aamiin YRA

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed