by

Gelar Teknologi Pangan dan Kesehatan KTNA Se-Banten 2019

-Nasional-388 views

Wartaindonews, Banten – Hasil temu gelar teknologi pangan dan kesehatan dibuktikan dengan adanya kesepakatan dari kelompok Tani KTNA Lebak Pak Syarif Ibrahim dengan KTNA Kota Tangerang Pak Suprijanto, berupa kerjasama pengembangan teknologi tepat guna dan saintifikasi serta riset sendal pinang bagi kesehatan manusia, terutama menangani gejala asma dan rematik, yang mana MOU kedua belah pihak di fasilitasi oleh Panitia PEDA VI Provinsi Banten, di draft oleh Pak Ndaru dan di ketik Bu Dwi Admin Panitia di Ketuai Panitia Penyelenggara Peda VI Pak Haji Junaedi dr KTNA Propinsi Banten, beserta para saksi.

Adapun kemajuan dan prestasi partisipasi aktif, kreatif, inovatif dan transpormatif hasil temu gelar teknologi forum PEDA VI KTNA Banten, juga di laporkan dan di konsultansi kepada Ketua KTNA Banten, Pak Haji Oong Sahroni, Merangkap Bidang 2 Komisi Pertanian, DPRD Banten.

Demikian potensi riset dan teknologi tepat guna pertanian untuk pangan dan kesehatan di gelar dan di sinergitaskan.

Keunggulan Produk Herba Rumah Toga Lestari Berbasis Teknologi Tepat Guna yg dipatenkan, riset 17 tahun, pada validasi pertanian dan Tata Standar Prosedur Operasi Pengolahan Bahan Baku Mentah, Paska Panen Menjadi Serbuk Herba Murni Halus 100 mash 1 kapsul 250 mg setara 1/4 kg bahan baku basah.

Pioner Pengembangan Jamu Herba Toga Serbuk Murni Halus Lembut berbasis Teknologi Tepat Guna Yang Dipatenkan.

Pada tanaman sambiloto, temu putih, temu mangga, kunyit putih, keladi tikus, daun dewa, pegagan, bawang dayak, daun sirsat, kulit manggis dll membawa hasil sbb.

1. Bahwa paradigma herba adalah bisa lama untuk bisa dirasakan manfaatnya adalah tidak benar. Dgn TTG ini dalam 1 (satu) sampai 2 (dua) jam sudah dapat dirasakan manfaatnya.
2. Permasalahan kesehatan/penyakit yang tidak dapat diatasi oleh dunia medis konvensional dengan herba masih dapat disembuhkan.
3. Dapat dikonsumsi tanpa harus sarapan/makan terlebih dahulu.
4. Merupakan kebutuhan hidup manusia sepanjang massa 4 (empat) kurang 5 (lima) seimbang berkat herba toga jamu murni.
5. Menuju Duta Indonesia dalam dunia Herba, Menjadi Cinderamata Negara.
6. Pengguna tersebar di seluruh wilayah indonesia dan mancanegara dari lapisan masyarakat biasa hingga masyarakat intelektual.
7. Saat ini diberikan kepada para Ibu Hamil dan Menyusui dalam rangka meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak.
8. Para pengguna adalah asset yg memiliki integritas dan moral yg tinggi dalam ukut membangun equity cinta hasil produk anak bangsa, menuju sehat bersama Jamu Herba Toga Murni Indonesia. (Guntur Bisowarno)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed