by

Festival Kopi Karanganyar Lawu

Wartaindo.news – Karanganyar. Tahun ini festival Kopi Karanganyar Lawu di selenggarakan di plaza alun-alun Karanganyar dan diikuti oleh 10 stand kedai kopi se-Karanganyar dan dihadiri Bupati Karanganyar Yuliatmono, ketua DPP IKA FIB UNDIP Agustina Wilujeng Dharmastuti juga petani kopi dan masyarakat Karanganyar.

Acara ini digelar rutin setiap tahun dan didukung oleh Pemkab Karanganyar, Fakultas Ilmu Budaya Undip, pedagang kopi juga para petani kopi.

Kopi Karanganyar Lawu sangat khas dan banyak disukai sejak jaman Hindia Belanda abad ke-18, karena punya rasa yang khas, lebih manis seperti gula jawa. Kopi robusta dan arabika banyak tumbuh di kawasan lereng lawu. Kopi robusta banyak ditanam di wilayah Tawangmangu, Pringgodani, Banaran dan Ngurah, sedangkan kopi Robusta banyak ditanam di wilayah Wonorejo, Jatiyoso.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Yuliatmono berkata, “Menurut kajian Fakultas Ilmu Budaya UNDIP Kopi Karanganyar Lawu sudah sangat disukai sejak jaman VOC abad ke-18, karena rasanya yang sangat luar biasa, maka marilah kita angkat kembali kejayaan Kopi Karanganyar Lawu. Dengan minum kopi umur lebih panjang karena Kopi Karanganyar Lawu sensasinya berbeda, rasanya berbeda, auranya berbeda, nilai historinya ada, mudah-mudahan penyebab mendapat inspirasi untuk melakukan aktivitas.”

Dalam kesempatan itu pula ditanda tangani perjanjian kesepakatan antara PT. Perkebunan Nusantara IX dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam kerjasama pendampingan petani kopi di kabupaten Karanganyar.

Dengan diselenggarakannya festival kopi lawu diharapkan akan semakin meningkatkan pendapatan pedagang kopi dan para petani kopi karena Kopi Karanganyar Lawu adalah komoditas unggulan di bumi lawu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed