by

Dua Aktor Inggris Berterimakasih Kepada Juliyatmono Soal Tutup Kuliner Daging Anjing di Karanganyar

-Daerah-375 views

Wartaindonews, Karanganyar – Dua aktor asal Inggris mengucapkan terima kasih kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono soal penutupan warung kuliner daging anjing di Karanganyar.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar barru-baru ini menerapkan regulasi baru. Juliyatmono melalui unggahan Instagram mengatakan, akan menutup akan menutup warung kuliner daging anjing di Karanganyar.

“Dalam rangka mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh daging anjing. Kami akan segera menindak lanjuti dengan menutup warung guguk (warung menjual olahan daging anjing) di Karanganyar,” tutur Juliyatmono.

Regulasi tersebut direspon positif tidak hanya oleh selebriti Indonesia. Namun dua aktor asal Inggris pun menyambut baik penutupan warung kuliner daging anjing di Karanganyar.

Ricky Gervais, komedian, aktor dan produser asal Inggris melalui video singkat mengucapkan terima kasih kepada Juliyatmono.

“Thank you for saving all those beautiful dogs,” ujarnya.

Video ucapa Ricky Gervais tersebut diunggah oleh akun Instagram Jakarta Animal Aid Network (JAAN). Ricky berterima kasih kepada Juiliyatmono karena telah menyelamatkan satwa anjing. Selain seorang aktor Ricky Gervais juga dikenal sebagai aktivis hewan di Inggris.

Dirinya sering menggunakan platform yang ia miliki untuk menyuarakan keprihatinan terhadap hewan. Tentu saja regulasi yang ditetapkan Pemkab Karanganyar ini merupakan suatu kebijakan positif.

Hal itu selain dapat menyelamatkan hewan, terutama anjing. Kebijakan tersebut juga berdampak pada kesehatan manusia yang mengonsumsi daging anjing.

Aktor lain yang menyambut baik kebijakan Pemkab Karanganyar adalah Peter Egan. Peter yang terkenal sebagai aktor serial televisi Inggris ini, di video yang sama juga mengungkapkan rasa terima kasihnya.

“Thank you for helping to save our dogs and the health of Indonesia people.”

Aktor pemain film Bean tersebut berterimakasih kepada Juliyatmono. Selain menyelamatkan para anjing, Juliyatmono juga memerhatikan kesehatan rakyat Indonesia dengan kebijakan tersebut.

Kebijakan Pemkab tersebut pada akhir Juni mulai direalisasi. Seperti diberitakan tribunjateng.com, Pemkab Karanganyar masih melakukan pendataan terhadap pemilik usaha olahan daging anjing.

Pendataan tersebut telah dilaksanakan hingga akhir dispensasi penutupan pada Jumat (28/6/2019).

Sebelumnya Pemkab Karanganyar telah melaksanakan audiensi dengan para pemilik usaha olahan daging anjing di Karanganyar. Para pemilik usaha akan diberikan dispensasi untuk beralih profesi dari usaha kuliner daging anjing.

Melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Karanganyar, Satpol PP dan Baznas telah melakukan pendataan pemilik usaha olahan daging anjing di Karanganyar.

Data dari Disnakkan Karanganyar, tercatat ada sebanyak 53 warung yang menyajikan olahan makanan berbahan daging anjing di Karanganyar.

Dari 53 warung, 33 pemilik warung menyatakan sanggup menutup warungnya dan beralih profesi baru.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Disnakkan Karanganyar, Siti Sofiyah mengatakan rata-rata pemilik warung beralih ke usaha kuliner seperti rica mentok, soto, ayam bakar dan goreng serta lainnya. Ada juga yang beternak.

Ia menambahkan, selama para pemilik usaha olahan daging anjing mengembangkan usahanya, Pemkab Karanganyar akan memantau kondisinya. Pantauan tersebut akan dilakukan melalui mantri di setiap kecamatan.

“Akan kami pantau lewat mantri di kecamatan setempat. Kami masih terus mendata, memverifikasi, dan sosialisasi kepada yang belum mau menerima kebijakan,” ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Satpol PP Karanganyar, Kurniadi Maulato mengatakan, pihaknya tidak dapat mengambil tindakan penertiban karena belum memiliki dasar hukum.

“Pemkab sedang memproses peraturan perihal satwa yang bukan bahan makanan. Ini kan sedang proses di Bagian Hukum. Tetapi bukan hanya sate jamu. Semua satwa yang bukan bahan makanan. Termasuk penindakan jika terjadi pelanggaran. Ini kan Pemkab masih berusaha secara persuasi. Kami masih mengawal proses,” paparnya. (*)

 

Sumber: Tribunjateng.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed