by

Dibalik Suksesnya Jokowi Pecundangi Singapura Dalam Bisnis Telekomunikasi

Wartaindo.news – Suksesnya roket SpaceX Falcon 9 dalam misi peluncuran Satelit Nusantara Satu atau Satelit Merah Putih pada kamis kemarin tanggal 21 februari 2019 di Florida semakin memastikan kemenangan Jokowi dalam mempecundangi bisnis telekomunikasi Singapura.

Singapura yang sering diidentikkan sebagai Israel kecil di Asia Tenggara memang sejak dulu sangat leluasa mengerjai Indonesia dalam berbagai permainan ekonomi diantara sesama negara Asean.

Itulah mengapa Singapura berniat bermain licik ketika mengetahui Jokowi pernah diminta berjanji membeli kembali Indosat yang dibeli Singapura dari Indonesia.

Mengetahui janji kampanye Jokowi itu, ditambah desakan oposisi yang terus menggoreng isu ‘Buyback Indosat’. Maka Singapura mengambil kesempatan untuk jual mahal Indosat ke Indonesia.

Ini tentu saja ada motif Politik demi menjatuhkan Jokowi, disamping ada motif pemerasan secara ekonominya. Lalu bukan Jokowi namanya kalau bisa dikerjai Singapura begitu saja. Jokowi bukanlah Presiden Indonesia yang bisa dipermainkan Singapura seperti Presiden sebelum-sebelumnya.

Dengan lihainya Jokowi justru menggenjot kinerja Telkomsel milik Indonesia dalam menyaingi matket Indosat di Indonesia. Apa yang kemudian terjadi?

Indosat kalah dalam perang dagang di market terbesarnya di Indonesia. Kerugian yang ditanggung Indosat lumayan besar dan berlanjut sampai saat ini. Jokowi pun tidak berhenti sampai disitu saja. Setelah Indosat trend-nya semakin merugi, alih-alih Jokowi menekan Indosat dan membeli kembali Indosat seperti yang dinyinyirkan oposisi.

Jokowi justru melanjutkan menghajarnya dengan membeli dan meluncurkan satelit baru. Yaitu satelit Nusantara Satu yang jauh lebih modern dan canggih dibandingkan satelit milik Indosatnya Singapura yang sebentar lagi akan pensiun.

Sedangkan satelit Jokowi bernilai Rp. 3,2 Trilyun tersebut akan membuat kecepatan internet di seluruh wilayah Indonesia bahkan se-Pasifik menjadi 25 Mbps dari satelit konvesional saat ini hanya 5 Mbps.

Semakin habislah Singapura kedepannya dipecundangi Jokowi bersama dengan timnya. Oposisi nyinyir pun kini menjadi semakin tampak bodoh jika masih teriak “Jokowi Gagal Penuhi Janji Buyback Indosat“. 

Hanya orang bodoh seperti para oposisi yang mau membeli perusahaan yang merugi dengan harga selangit. Bahkan kini sekalipun Singapura akan mengobralnya.

Jokowi akan membiarkan Indosat jadi monumen bisnis telekomunikasi Singapura di Indonesia yang sudah rongsok.

Bravo untuk Jokowi dan Timnya atas kemenangan melawan Singapura bersama malunya para oposisi.

MERDEKA..!!!

 

Sumber Artikel – Facebook

Penulis – Yudhi R

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed