by

Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular di Kelurahan Sragen Kulon

-Daerah-455 views

Wartaindonews, Sragen – Sertu Suhardi melaksanakan pemantauan Kunjungan Bupati dan Wakil Bupati Sragen dalam rangka Deteksi Dini Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular di kelurahan sragen kulon Kec/Kab Sragen bertempat di Gedung Korpri, Kamis ( 24/10/19).

Hadir dalam kegiatan dr Hj Kusdinar Untung Yuni Sukowati (Bupati Sragen), Dedi Endriatmo SE (Wakil Bupati Sragen), Pujiatmoko S.Sos ( Kadinsos Kab Sragen), Dr Hargiyant, M.kes (Kadinkes Kab Sragen), Dwi sigit kartanto AP (Camat Sragen Kota), Iptu Mashadi SH.MH (Kapolsek Sragen Kota), Kapten CPL Catur Petrus S (Danramil Sragen Kota) diwakili sertu Kusnanto ( babinsa srg kulon) , Wibowo .SE (Lurah Sragen Kulon) serta Tamu Undangan 250 orang.

Menurut Bupati Sragen (dr H Kusdinar Untung Yuni Sukowati) Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Keadaan dimana penyakit menular masih merupakan masalah kesehatan penting dan dalam waktu bersamaan morbiditas dan mortalitas PTM makin meningkat merupakan beban ganda dalam pelayanan kesehatan, tantangan yang harus dihadapi dalam pembangunan bidang kesehatan di Indonesia. peningkatan PTM berdampak negatif pada ekonomi dan produktivitas bangsa.Selain itu, salah satu dampak PTM adalah terjadinya kecacatan termasuk kecacatan permanen.

“Salah satu cara mencegah dan mengendalikan PTM adalah dengan melakukan deteksi dini faktor resiko PTM. Dengan mendeteksi sedini mungkin faktor resiko PTM, maka kecenderungan seseorang untuk mengalami PTM akan dapat dicegah dan perilaku yang beresiko terhadap PTM juga dapat dikendalikan,“ jelas Bupati Sragen. Red(heri/hms)

Comment

Leave a Reply

News Feed