by

Dalam SPIRIT BERBAUR & MENGHIBUR FAMILY GATHERING TRASH HERO CANDIDASA

-Artikel-63 views

BELAJAR dan PEMBELAJARAN dari FAMILY GATHERING CANDASA. Sebuah peluang dan potensi yang sungguh luar biasa Kita bisa belajar dan dapat pembelajaran dari TRASH HERO INTERNASIONAL dan TRASH HERO INDONESIA, Khususnya Trash Hero Candidasa.

Perjalanan Kita menapaki belajar dan pembelajaran dari Jejak Trash Hero Bali, di mulai dari Trash Hero Kota Malang, sejak Tahun 2014, di Tahun 2017 Kita sempat bisa mengikuti secara langsung di Pulau Bali, kegiatan TRASH HERO CANDIDASA, bersama Ketuanya TRASH HERO Indonesia, yaitu Wayan Aksara, dan Pemandu Pariwisata yang keren, Nengah Redana, Owner Losmen Unik Kreative Inovatif “GUBUK KITA,” Candidasa dan Budi Cadas yang sekarang sudah menjadi Pembina Trash Hero Indonesia, beruntunglah Tuhan memberi Kita kesempatan berjumpa lagi via kontak messenger FACEBOOK, di awal bulan mei 2022 ini.

NARASI FAMILY GATHERING TRASH HERO CANDIDASA
MINGGU, 9 JANUARI 2022

1. PEMBUKAAN
Selamat datang kepada seluruh peserta Family Gathering keluarga besar Trash Hero Candidasa

2. STUDY VISIT KE BANK SAMPAH DUTA TUNAS MEKAR (pemaparan konsep 3R : Reduce, Reuse, Recycle)

Bank Sampah Duta Tunas Mekar berdiri pada tgl : 5 April 2013 dengan ketuanya saya sendiri (I Wayan Budiasa) Bank sampah ini bersifat social dengan tujuan mengajarkan masyarakat untuk bertanggung jawab dengan sampah mereka dengan cara memilah sampah plastik / non organic dari rumah tangga dan menyetor plastik/non organic mereka ke Bank Sampah untuk di tabung setiap hari Minggu, dari jam 3 – 4 sore.

Ini sebagai jawaban kepada masyarakat, setelah terkumpul kemana plastik/non organik di bawa (ke Bank Sampah), jadi kalau dari rumah tangga plastik/non organic sudah terpilah maka hamper 80 -90% bisa di daur ulang, namun sebaliknya kalau sampah plastik/non organic di buang dulu ke tanah/kotor baru di pungut maka cuman 10 – 20% bisa di daur ulang.

Disini kami mengedukasi mereka dengan konsep 3R :

– Reduce : Kurangi pemakaian plastik sekali pakai.

– Reuse : Pakai alat – alat yang bisa di gunakan kembali.

– Recycle : Kalau memang tidak bisa di hindari, pilih bahan yang bisa di daur ulang

3. Coffee break :
Sejarah Trash Hero :
Berdiri di Thailand pada Th 2013 oleh ROMAN PETER (Swiss) dan berkembang lewat insturtur diving asing di Indonesia, mulai dari pulau banyak/Aceh, Labuan Bajo/florest, Gli, Amed Candidasa, Sanur, Canggu, Saba, Kertalangu dst.

Untuk wilayah Candidasa mulai berdiri 1 Mei Tahun 2016 Oleh Ms. JEllena Vuk dari Zerbia dan di 2017 diserahkan ke saya sendiri (Budi) karena kontrak kerja di Zen Dive sudah habis.

Pada Tahun 2018 kami mulai membentuk Yayasan Trash Hero Indonesia dengan Ketua Bapak Wayan Aksara.

Di Trash Hero Kami Punya Visi dan Misi : We Clean, We Educate, We Change.

– We Clean : Lewat aksi bersih – bersih minimal satu jam setiap minggu secara konsisten.

– We Educate : Kami mengedukasi ke masyarakat, sekolah – sekolah, tau sebagai Nara Sumber jika di undang.

– We Change : Kami berusaha merubah kebisaan di masyarakat lewat solusi alternative seperti : Bawa tas belanja pengganti Kantong kresek, bawa tubler/botol minum dari rumah, mengganti sedotan plastik dari bamboo/stailess dll

Pada saat coffee break, disinilah kesempatan kami memberikan contoh nyata untuk penyajian Kopi dengan gelas kaca dan Jajan Bali dengan bungkus daun (jadi tidak akan timbul sampah yang perlu di daur ulang, hanya sampah daun/organic bisa di kompos di tempat)

4. PENGELOLAAN SAMPAH DARI SUMBERNYA/RUMAH TANGGA (Pergub Bali no: 47 TH 20019)

– Disini kami mengajarkan peserta untuk mengolah sampah daun habis mereka makan untuk di olah menjadi kompos dengan alat sederhana

– Kami juga mengajarkan cara membuat Eco Enzyme dari bahan sisa kulit buah dan sayuran.

Jadi dari hasil gathering/diskusi ini paling tidak mereka tidak membuang sampah sembarangan dan bisa memilah sampah dari rumah supaya bisa di olah sebanyak mungkin biar biasa membantu pemerintah untuk menguarngi beban TPA.

5. Tanya Jawab : Kami membuka ruang Tanya jawab lebih banyak untuk bisa berbagi kekurangan dan kelebihan teman teman (saling mengisi)

6. . Pembagian hadiah:

– Hadiah Dewasa : Kami bagikan Tas Belanja dari bahan daur ulang/kantong beras (sponsor dari PHRI Karangasem)
– Anak – anak : Kami berikan Buku dan pulpen untuk mereka pakai belajar

7. Makan Bersama :
– Makan bersama dengan nasi Jinggo dari dapur Kartini (sponsor kacang rebus).

Total relawan :
– Dewasa : 35 orang
– Anak – anak : 27 orang

Sponsor : Rp. 1.000.000 dari Trash Hero World
Sekian dan terimakasih
TTD / Budi (Pembina Trash Hero Indonesia)

Trash Hero World (Mr. ROMAN PETER seorang warga negara Swiss) Managing director dan co. Founder, juga pencari sponsor untuk semua trash hero di dunia).

Trash Hero Indonesia

IWayan Budiasa : Pembina.
Wayan Aksara : Ketua

Catatan Penting Dari Ketua Trash Hero Indonesia, Wayan Aksara :

Bagus kalau sdh ada bank sampahnya. Dan ini bagian dari penanganan di hilir.

Harus juga lebih giat dilakukan bagaimana penanganan sejak awal yaitu bangun kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Kita tahu masalahnya adalah sampah, tapi yang harus ditangani adalah sumbernya yaitu masyarakat.

Utk membangun sebuah kebiasaan baru harus dilakukan aksi yang konsisten.

Seminggu sekali. Kalau setahun sekali tidak akan mampu merubah kebiasaan lama.

Sedangkan Di Kecamatan Purwosari Desa Martopuro Kecamatan Purwosari Pasuruan, Kita Belajar dan Berpikir Bersama dalam Sinergitas Kolaborasi secara seksama dan bertahap sejak Kita bertemu di tahun 2021 bersama Nur Hasan dkk.

Belajar Dari Kebangkitan BANK SAMPAH INDUK ABI MARTOPURO

Khususnya pengolahan dan penggunakan sampah organik buat bahan pupuk organik dan bahan pangan LALAT BSF BUG SOLDIER FLY yang Telurnya dapat diretas untuk bahan pakan Burung, Khususnya Burung Murai.

Untuk Pemanfaatan Sampah Organik buat Pupuk Revitalisasi Mangga, Durian, Padi, Pete, Nangka dan Cabe, sejak 2019 Kita sudah bekerja sama dengan Pembina SAKA BAKTI HUSANA Kota Lawang Kabupaten Malang, Slamet Haryanto yang selama 18 Tahun sudah membina dan menumbuhkan SUMBER MATA AIR LAWANG dari berjumlah 30 hingga bertumbuh jadi 80 Sumber Mata Air nya.

Kita biasa mendengar dengan panggilan Hassan dari Kepedekan Nur Hasan, selalu ketua TPS 3R dan Bank Sampah Induk ABI Martopuro Kecamatan Purwosari Pasuruan Jawa Timur, begini sejarah lahirnya :

Bank Sampah Induk ABI Martopuro membawahi beberapa Bank Sampah skala R dan sekolahan,yang berdiri 2018, Sedangkan TPS 3R merupakan program Pemerintah melalui Kementrian PUPR kami dibangunkan Sarana dan Prasarana TPS3R Kegiatan sebelum adanya TPS 3R dimulai sejak tahun 2014,
Nama TPS 3R ABI Martopuro.

Penulis dan Aplikator : Guntur Bisowarno