by

Baznas Garut Berikan Program Garut Peduli Kepada Petani di Rancabango

-Nasional-36 views

Wartaindonews, Garut – Baznas Kabupaten Garut bekerjasama dengan Dinas Pertanian Garut dan APTI DPC Garut menggelar Silaturahmi, Sosialisasi, dan Penyaluran program Garut Peduli Zakat Maal Pertanian dan Perdagangan, di Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut Jawa Barat, Kamis (23/07/2020).

Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman, Ketua Baznas Garut Rd Aas Kosasih, Kepala Pertanian Garut Beny Yoga dan para petani Tembakau.

Wabup Garut dr Helmi Budiman mengatakan Ini bantuan kepada para petani Kabupaten Garut yang memang tidak mampu dan memang dia profesi nya sebagai petani dan memang petani-petani kita Ini banyak yang miskin, dikarenakan petani kita banyaknya itu sebagai buruh tani.

“kalaulah mempunyai lahan lahan nya kurang daripada 1/3 hektar, kalau rata-rata 0,1 sampai 0,2 hektar, jadi memang tidak mencapai skala ekonomi pertanian,” Ucapnya

Lanjut Wabup, sehingga nasibnya masih seperti ini dan kita bantuan yang sifatnya fisik dari Baznas, maupun terus bimbingan dari dinas yang berupa bagaimana intensifikasi agar hasil pertaninnya lebih baik, lebih banyak dan juga bagaimana caranya agar hasil panennya harganya lebih meningkat dengan pengolahan pascapanen.

“InsyaAllah dengan adanya pengolahan pascapanen Ini bisa 2 -3 kali lipat. Sekarang saja uang yang beredar di petani tembakau Ini mencapai Rp. 200 Miliar, itu bisa meningkat 400-600 Miliar dan uang yang beredar Ini cukup besar, “ungkapnya

Hal senada dikatakan Kepala Dinas Pertanian Garut Beni Yoga di Kabupaten Garut itu 28,7% petani, 78% lebihnya itu dari 28,7% itu miskin atau petani burem, yang artinya kalau melihat seperti itu,

” ada sekitar 500.000 orang petani kabupaten Garut yang kondisinya tadi buram dan cenderung miskin. Sehingga kemarin kita berkomunikasi dengan Ketua Baznas untuk bantuan Rutilahu dan Alhamdulillah pak ketua Baznas membantu 2 unit Rutilahu dari 10 unit yang diajukan dan akan terus dibantu secara bertahap,” Ujarnya

saya sangat berterima kasih sekali kepada baznas yang telah membantu para petani kami, keduanya kami juga mendorong kepada para petani yang sudah mampu untuk menyisihkan sebagian rezekinya dari produksi mereka untuk memberikan zakatnya Ke Baznas

” ini untuk menginisiasi juga para asosiasi petani lain untuk melakukan hal ini. artinya pengetasan kemiskinan di Kab. Garut tidak hanya oleh pemerintah saja, tetapi juga kita mendorong lapisan Masyarakat khususnya para petani dan juga jajaran kami untuk melakukan hal yang sama. sehingga mudah dengan kebersamaan pemberian zakat ini kondisi kemiskinan di Kabupaten Garut bisa diatasi, ” Pungkasnya

Sementara Ketua Baznas Garut Rd Aas Kosasih, mengungkapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Pertanian, jadi ketika kami ini mengadakan pendekatan dengan zakat profesi dalam hal ini ASN terus Inten. kami juga ada eksplorasi dan eksploitasi kepada zakat zakat maal yang lainnya salah satunya zakat yang ada di ruang lingkup dinas pertanian kepada para asosiasi, para petani yang sekiranya mampu untuk membayarkan zakat tijaroh, zakat pertanian dan sebagainya,

” Ya, salah satunya, rutilahu ini. Dari 7 yang di usulkan dari Dinas pertanian baru 2 yang terealisasikan dan nantinya akan diselesaikan secara bertahap terus menerus, ” Ujarnya

Lanjut Rd Aas, timbal baliknya seperti tadi yang dikatakan kepala dinas, ketika para petani termasuk sasaran pendistribusian kepada kita. Dan kita ini dengan dinas-dinas terus melakukan pendekatan pendekatan, bukan saja dengan dinas pertanian saja, tapi seperti dinas peternakan, dinas pendidikan dan sebagainya.

“sehingga, zakat profesi maupun zakat maal, saya ingin semuanya terakomodir dan manfaat untuk yang lainnya, ” Pungkasnya. (Dede)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed