by

Bawa Alat Sabu Saat Berkunjung ke Rutan, Seorang Pria di Gelandang ke Polres Tanggamus

Wartaindonews, Tanggamus – Seorang pria 48 tahun berinsial SA digelandang Rutan Kota Agung ke Satresnarkoba Polres Tanggamus, Kamis (26/9/2019) siang.

Pasalnya pria beralamat di Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS) itu kedapatan membawa pipa kaca/pirex berisi kristal diduga sabu saat hendak membezuk tahanan Rutan Kota Agung.

Selain itu, hasil pemeriksaan urine pria berprofesi wiraswasta itu juga, didapatkan hasil positif metafitamine atau kandungan sabu.

Kasatres Narkoba Polres Tanggamus AKP Hendra Gunawan, SH mengungkapkan, SA diamankan pihaknya bekerjasama dengan Rutan Kota Agung yang mencurigai adanya kejanggalan dari salah satu pengunjung.

“Ketika SA masuk ke Rutan sekitar pukul 10.00 Wib, ia membawa tas, setelah dilakukan penggeledahan oleh pihak Rutan dari dalam tas ditemukan kaca pirex terbungkus kertas alumunium foil,” ungkap AKP Hendra Gunawan dalam keterangan pers yang didampingi 2 pegawai rutan di Mapolres Tanggamus.

Menurut AKP Hendra Gunawan, berdasarkan pemeriksaan hasil urine, terduga SA juga hasilnya dinyatakan positif metafetamine. “Hasil test urine terduga positif sabu, sehingga sementara SA kami amankan di Polres Tanggamus,” terangnya.

Ditambahkan AKP Hendra Gunawan, dalam perkara tersebut, Polres Tanggamus akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Terhadap terduga akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Untuk penerapan menunggu hasil penyelidikan,” tandasnya.

Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Rutan Kelas 2B Kota Agung Ikbal mengatakan, terduga SA sebelum diamankan ketika hendak mebezuk anaknya yang ditahan di dalam Rutan sebab terjerat perkara Curas.

“Berdasarkan pendataan awal, SA akan membezuk anaknya dalam perkara 365, Curas,” tuturnya.

Sebab, menurutnya pihak Rutan Kota Agung siap membantu pemberantasan Narkoba di Rutan. “Kami merah putih untuk membantu pemberantasan Narkoba di dalam Rutan,” tegasnya.

Sementara itu, terduga dalam penuturannya mengaku memang memakai sabu dalam beberapa hari lalu, namun berkilah pirex itu miliknya. “Nyabunya beberapa hari lalu di kebun, baranganya dari sana juga, BNS,” ucapnya. (Hms/Ririn)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed