by

Banyak Pihak Tutup Mata Melihat Sampah Menumpuk Dibawah Jembatan Sepanjang Tawangmangu

-Daerah-276 views

Wartaindonews, TAWANGMANGU – Sampah oh Sampah, sampai kapan akan selalu jadi polemik dalam kehidupan.

Warga masyarakat, kapan kalian sadar akan kehidupan lain disungai selain hidup kalian sendiri.

Melihat sampah yang menumpuk dibawah jembatan sungai gembong yang mengalir antara desa Panjang dan Margosanten Tawangmangu Karanganyar, sekelompok mahasiswa UGM yang sedang KKN dan relawan TRC MANTAP dengan sigap memunguti dan mengumpulkannya untuk dimusnahkan Jumat 9 Agustus 2019.

Sampah-sampah yang dibuang warga sekitar yang lewat di atas jembatan, tanpa malu, tanpa rasa bersalah dan tanpa memikirkan kelangsungan hidup ekosistem sungai. Mereka tidak sadar kalau disungai juga ada kehidupan yang perlu dilindungi.

Tetapi banyak pihak seakan tutup mata dan tidak peduli dengan keadaan ini, kemarau secara otomatis air sungai mengering dan sampah yang di lemparkan ke sungai semakin menumpuk.

Sampah bekas rumah tangga, pampers, softex juga sisa dapur menumpuk berkarung karung, bahkan ada yg sengaja membuang sampah dengan karung karung besar ke sungai. Bau menyengat tak karuan, bahaya penyakit mengancam dan ekosistem sungai terganggu dan terancam. Perbuatan yang sangat tidak terpuji. Tak bermoral.

Untunglah masih ada segelintir orang yang peduli dengan keadaan ini, walaupun mereka tidak tinggal disekitar tumpukan Sampah yang dibuang, tetapi mereka sadar akan kebersihan lingkungan dan kehidupan disungai, karena kehidupan di sungai sama pentingnya dengan kehidupan kita demi berlangsungnya kehidupan yang seimbang antara manusia dan alam.

Relawan TRC MANTAP selalu bergerak cepat, seperti halnya namanya TIM REAKSI CEPAT MANTAP. Tak peduli itu dimana, selagi itu demi kesinambungan dan keseimbangan kehidupan alam dan manusia mereka akan segera bertindak.

Sungai bersih, air mengalir lancar dan ekosistem terjaga maka akan terciptalah kehidupan yang seimbang antara manusia dan alam.

“Silahkan kalian tutup mata, tak peduli dan masa bodoh dengan sampah yang menumpuk ini, tapi kami Relawan TRC MANTAP akan bertindak mengikuti naluri kami demi kelangsungan hidup manusia dan alam yang bersih, sehat dan berkesinambungan.” tegas Lilik salah satu anggota Relawan TRC MANTAP.

Sehari sebelumnya yaitu tanggal 8 Agustus 2019 TRC MANTAP dan mahasiswa KKN UGM juga mengadakan sapu bersih sampah di lapangan Bener Tawangmangu dalam acara jalan sehat yang diadakan pemerintah Kecamatan Tawangmangu dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74. (Tutty)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1 comment

News Feed