by

Bangunan Kesadaran Lingkungan Hidup Jaman KEDIRI hingga Kini PBB

-Artikel-56 views

RELIEF & UKIR UKIRAN di CANDI SURANAWA, yang nama aslinya adalah CANDI WISNU BHAWANA, sebagaimana yang sudah di literasikan oleh Ki Hendrik Reksa Aksara (04/05/2022) kepada Kita, sudah terbukti bahwa Bangsa Nusantara di Jaman Kediri WIṢṆU BHAWANA PURA (CAṆḌI SURAWANA)1310 Syaka (1388 Masehi) di Desa Canggu Kecamatan Pare Kabupaten Kadhiri, ternyata sudah ada Kurikulum Kelestarian Lingkungan Hidup dan Kelestarian Bangsa Manusia adaNya.

KATA KUNCI LITERASI:

WIṢṆU (Kesejahteraan)
BHAWANA (Jagad)
PURA (Kerajaan)

SURA (dewa)
WANA (hutan).

Sebagaimana yang ada dalam postingan akun facebook Ki Reksa Aksara Perihal CANDI SURANAWA, yang reliefnya ada banyak sekali gambar berbagai macam binatang dan tumbuhan yang begitu elok indah penuh dengan kebahagiaan dan kesuburan, serta nama nama relief yang menggambarkan bentuk SANGGAMA, KARONSIH, KAMĀ ŚUTRA, MITHUNA,SARESMI, BERCINTA BERKASIH SAYANG.

Dengan adanya Literasi Langsung tersebut serta sudah & bisa bahkan mampu diterjemahkan dari arti gambar dan nama gambar, yang terpahat terukir indah anggun di dinding dinding CANDI SURONAWA oleh Ki Reksa Aksara, maka Kita boleh dan bisa merasakan, sebagai upaya pembanding literasinya dengan menggunakan METODOLOGI SAINTIFIKASI FISIK dan Saintifikasi Teknologi Meditasi Spiritual, bahwa SEJAK ABAD 13 SUDAH TERBUKTI ADA PROGRAM STRUKTUR, SISTEM & BUDAYA LINGKUNGAN HIDUP yaitu Kelestarian Struktur System Budaya EKOSISTEM ITU alam Nusantara Alam Semesta Raya ini, adanya terbukt di dalam RELIEF & UKIR UKIRAN i di CANDI WIṢṆU BHAWANA PURA (CAṆḌI SURAWANA)1310 Syaka (1388 Masehi). Dimana Kode Matrikulasi Reinkarnasi Budaya Kelestarian Lingkungan hidupnya, tertera 1310 syaka berjumlah 5 yaitu 1+3+1 =5. Ya hypelink terkoneksikan kembali ke 5 Juni Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Selanjutnya Ki Reksa Aksaa menambahkan itu CANDI SURANAWA sudah tertuang dalam LITERASI KAKAWIN NĀGARAKṚTAGĀMA, disebut pula dibangun Jaman BHRE WENGKER, dibawah kekuasaan MAJHAPAHIT era HAYAM WURUK.

“Ada bangunan VILLA di sekitaran CANDI SURANAWA sehingga sering dijadikan persinggahan atau tempat menginap oleh Prabhu Hayam Wuruk jika Beliau ke Kadhiri, makanya diseputar candi terdapat patirtan tapi saya belum sempat mengunjungi, ” Ki Reksa Aksara menutup kalimat Literasi Kerennya tersebut.

Apa Itu HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA 5 Juni?

Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 5 Juni demi meningkatkan kesadaran global akan kebutuhan untuk mengambil tindakan lingkungan yang positif bagi perlindungan alam dan planet Bumi.

– Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022 diprakarsai oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) dan diadakan setiap tahun pada 5 Juni sejak 1973.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia adalah platform global terbesar tentang lingkungan dan dirayakan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Tahun ini Swedia menjadi tuan rumah peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Setiap orang perlu memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebab kondisi lingkungan yang makin mengkahawatirkan. Untuk menjaga pemanasan global di bawah 1,5°C target abad ini, kita harus mengurangi separuh emisi gas rumah kaca tahunan pada tahun 2030. Tanpa tindakan, paparan polusi udara di luar pedoman yang aman akan meningkat sebesar 50 persen dalam dekade ini dan limbah plastik yang mengalir ke ekosistem perairan akan hampir tiga kali lipat pada tahun 2040.

Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022 PBB mengambil tema “Hanya Satu Bumi” atau “Only One Earth” dengan slogan:

In the universe are billions of galaxies, In our galaxy are billions of planets, But there is #OnlyOneEarth. Let’s take care of it. (Di semesta, ada miliaran galaksi, Di galaksi, ada miliaran planet, tetapi #HanyaSatuBumi. Mari jaga bumi ini).

Saat ini Bumi menghadapi tiga krisis:

1. Iklim memanas terlalu cepat bagi manusia dan alam untuk beradaptasi;

2. Hilangnya habitat dan tekanan lainnya yang berarti sekitar 1 juta spesies terancam punah; 3. Polusi terus meracuni udara, tanah, dan air kita.

Jalan keluar dari dilema ini adalah mengubah ekonomi dan masyarakat kita menjadi inklusif, adil, dan lebih terhubung dengan alam. Kita harus beralih dari merusak planet ini menjadi menyembuhkannya.

Sejarah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022 Hari Lingkungan Hidup Sedunia (WED) dibuat pada hari pertama konferensi PBB yang berfokus pada manusia dan bagaimana mereka berinteraksi dengan lingkungan.

Swedia pertama kali mengusulkan untuk mengadakan konferensi semacam itu ke PBB pada tahun 1968. Dan pada tahun 1969, PBB setuju bahwa setelah 3 tahun mereka akan mengadakan konferensi di Swedia yang berfokus pada masalah lingkungan. Pada tahun 1972, setelah 4 tahun persiapan, para pemimpin dunia dari seluruh dunia duduk bersama untuk mendiskusikan bagaimana mereka dapat meningkatkan kesadaran untuk melindungi lingkungan.

Sejak saat itu, WED telah sepenuhnya dianut oleh semua orang. Selebriti di seluruh dunia mendorong orang, dengan cara unik mereka sendiri, untuk melakukan bagian mereka dan ” menyelamatkan dunia”.

*INILAH SUARA&BUNYI
PARLEMEN INDONESIA 2022*

Peran Serta dan Respon Nyoman Parta DPR RI PDIP P Dapil Bali menulis :
Selamat Hari Lingkungan se Dunia 5 Juni 2022

Betapa senangnnya saya melihat kreatifitas dari anak-anak komunitas peduli lingkungan di Bali yang telah konsisten berkontribusi dan mengkampanyekan kelestarian alam.

Anak-anak ini punya mimpi ingin masih bisa melihat alam yang lestari ketika mereka sudah dewasa kelak,

Lalu.bagaimana kita? Sebagai orang dewasa mimpi itu wajib kita dukung dan realisasikan dengan turut memberi aksi dalam menjaga lingkungan.

SELAMAT HARI LINGKUNGAN HIDUP SEDUNIA
“Merawat Lingkungan adalah Merawat Diri Sendiri”

Semangat Terus Anak-Anak Hebat!

1. Trash Warrior
2. Peduli Lingkungan Kulub
3. Yayasan Anak Tangguh
4. Jumantik Cilik
5. SD Negeri 1 Pejeng.

INILAH SUARA&BUNYI AKADEMISI~PAKAR ETNOSAINS INDONESIA

Prof. IGP SURYADARMA dari Pulau Nusa Penida, yang ber bakti yoga dan berdoa di pohon elo yang berumur di atas 500 tahun menulis di bawah ini :

Damai
Seri Hari Lingkungan Hidup 05062022
Sinkronisasi Diri dalam Alam

Alam
Lima Elemen Dasar
Akhas Vayu Teja Aphah Perthiwi
Ruang Udara Panas Cair Padat

Tampilan kombinasi
Geologis, Geografis, Klimatologis
Flora, Fauna
Manusia Puncak Evolusi
Kesadaran adalah Ciri Kemanusiaan
Kesadaran bahwa Diri nya noktah Ala

Esensi
Materi Energi Vibrasi Gelombang Cahaya
Emptyness, Kekosongan Blackhole

Kompleksitas Kombinasi
Keanekaragaman Bentuk
Perubahan adalah Kepadtian

Dimana Tidak Manusia Alam Sangat Murni
Kehadiran Manusia Bagian dari Kemurnian

a. Kehadiran tumbuhan ditentukan keunikan geoligis, Geografis Klimatologis
b. Kehadiran binatang ditentukan oleh keunikan geologis, Geografis, klimatoligos dan keunikan flora
c. Keberadaan flora fauna dalam proses evolusi tidak terkait dengan keberadaan manusia
d. Dimana tidak Manusia Alam Lestari
e. Dominasi keberadaan manusia maka alam cenderung tidak lestari

Causal Lope Feedback Mechanism
Dalam Alam melekat mekanisme umpan balik sempurna
Alam melalui mekanisma ” complex adapted system” akan mengembalikan keseimbangan

Causal Lope Negative Feedback Mechanism
Alam akan membentuk mekanisme umpan balik negatif. Alam akan menekan kembali penyebab ketidakzeimbangan untuk membentuk keseimbangan baru

Bila aktifitas manusia dengan segala teknologinya dan perilakunya sebagai penyebab ketidak seimbangan maka mekanisme alam akan menekan Manusia

Keberadaan wabah, varian varian virus penyebab wabah seperti keberadaan Covid19 dan variannya adalah salah satu mekanismenya.

Pohon dan Paru Paru
Pohon adalah paru paru karena tanpa formasi pepohonan terjadi ketidak seimbangan oksigen karbondioksida dan manusia menerima resiko paling besar karena daya adaptasi alamiahnya sangat terbatas

Kalpataru
Kalpa Tala Veta
Kalpa ; waktu tidak terbatas
Tala ; Taru, pepohonan
Veta ; Akar ke bawah dan akar ke atas
Pohon Kehidupan
Kehidupan indria ke arah bawah
Kehidupan budhi chitta ke arah atas
Transformasi Dimensi Kehidupan

05062022
Nusa Penida
Green Kubu
Pantai Nusa Ceningan Nusa Penida.

Demikianlah perwakilan Bangunan Kesadaran Lingkungan Hidup Bangsa Negara RI di Nusantara Lama Menuju Nusantara Lahir Baru, Menuju 100 Tahun KEMERDEKAAN RI 17/08/1945 ~ 17/08/2022.

Penulis & Aplikator : Guntur Bisowarno