by

Babinsa Yapen Selatan, Papua Selesaikan Masalah KDRT Warga Binaannya

Wartaindonews, Yapen, Papua – Karena faktor cemburu buta, maka terjadi kesalahpahaman yang berujung dengan dilakukannya tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh MW dengan memukul istrinya NT, di kampungnya yaitu Aromarea, pada Senin kemarin (10/06/2019).

Merasa terpanggil untuk membantu menyelesaikan permasalahan di wilayah binaannya, Serka Napseng dan Serda Chun anggota Babinsa Koramil 1709-01/Yapsel bersama dengan aparat Kampung Aromarea, Distrik Kosiwo, Kab. Kepulauan Yapen,Provinsi Papua mengadakan musyawarah dalam penyelesaian masalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dihadapi warganya tersebut.

Akhirnya Babinsa dengan mengajak aparat Kampung segera mengambil tindakan melakukan mediasi terhadap pelaku dan korban KDRT, sehingga, perselisihan dalam rumah tangga ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan dengan harapan keluarga ini dapat kembali rukun.

Serka Napseng berpesan agar saling menjaga keharmonisan dalam rumah tangga. Permasalahan pasti akan selalu ada, namun kita harus menyikapinya dengan kepala dingin. “Rasa cemburu adalah bumbu dalam setiap hubungan suami istri, namun kita harus berfikir jernih dan tidak boleh terbawa emosi dengan melakukan tindak kekerasan yang nantinya merugikan keluarga itu sendiri,” tegasnya.

Masalah pun dapat diselesaikan dengan ditandai pengakuan bersalah dari MW dengan berjanji tidak akan mengulanginya lagi melalui hitam diatas putih, serta pemberian maaf dari NT selaku korban, yang disaksikan oleh Kepala Kampung Aromarea Gustaf Wayeni, Sekretaris Kampung Yosias Takanyuai serta Bamuskam Aromarea. (Ririn SDN)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed