by

Apakah Bocah 15 Tahun Pembobol NASA dan KPU Hanya Cari Sensasi?

Wartaindonews – Mengulik dari postingan sebelumnya mengenai “Bocah 15 tahun pembobol situs NASA & KPU” apakah hal tersebut benar adanya atau hanya ocehan semata. Kali ini saya ingin membahas mengenai website resmi KPU yang katanya berhasil dibobol dan menemukan data para pemilih.

Sampai saat ini, saya belum menemukan satupun bukti mengenai hal tersebut. Baik bukti laporan pembobolan tersebut atau bukti tentang pelaku yang melaporkan bugnya.

Ingat tentang seorang Hacker Partai Jambu tahun 2004 silam? Seorang teman yang sudah membobol website resmi KPU dan di penjara selama 6 bulan. Kali ini, saya sedikit berbincang dengannya melalui aplikasi chatting. Dia adalah ‘Xnuxer’.

Saya berbincang sedikit tentang pendapatnya mengenai ‘Bocah 15 tahun pembobol situs KPU’.

“Bocah 15 tahun bobol KPU hanya menggunakan metode pentest (Penetration Testing)? ‘Kids jaman now’ ya begitu hanya cari sensasi di medsos (Media Sosial)”, ujarnya.

“Minimal dia harus menggunakan metode SQL Injection, baru bisa masuk ke database milik KPU. Dia mengaku sebagai Bug Bounty? Ya tidak masuk akal, yang dibobol itu website ternama dunia, kan levelnya juga sudah berbeda. Semisal dia dapat bug di website NASA lalu melaporkan bug tersebut, minimal dia dapat Rp 50 juta lah. Lalu untuk seorang Bug Bounty, spesifikasi komputer yang dipakai juga tidak seperti itu, itu hanya komputer untuk main game biasa”, imbuhnya.

Sedikit perbincangan saya dengan Xnuxer membuat saya semakin merasa janggal dengan berita viral tersebut. Apakah ada bukti mengenai pembobolan ini? (Hme17)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed